wisata-kaltara
Gambar-Gif

Monday, March 19th 2018. | Advertorial, Tanjung Selor

Gubernur Kaltara: Dr. H. Irianto Lambrie

TANJUNG SELOR, MK – Seiring dengan telah diperpanjangnya runway atau landasan pacu Bandar Udara (Bandara) Tanjung Harapan, pelayanan penerbangan ke ibukota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ini pun semakin meningkat. Setelah Wings Air, dua maskapai baru siap melayani penerbangan di Tanjung Selor.

Kedua maskapai tersebut adalah NAM Air dan Garuda Indonesia. Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan, rencana masuknya kedua maskapai penerbangan tersebut, merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah dilakukannya dengan pimpinan NAM Air atau Sriwijaya Group dan pihak Garuda Indonesia.
“Saya beberapa waktu lalu ada komunikasi dengan Chandra Lie, CEO Sriwijaya Group. Kemudian beliau mengutus beberapa direksinya untuk bertemu dengan saya di Jakarta. Dalam pertemuan itu, saya menginginkan agar Sriwijaya dengan pesawat ATR-nya (NAM Air) bisa melayani penerbangan ke beberapa wilayah di Kaltara. Seperti Tanjung Selor, Nunukan, Malinau dan tentunya Tarakan,” ujar Irianto.
“Alhamdulillah permintaan saya itu direspons. Pihak Sriwijaya sudah melakukan survei, dan kemungkinan bisa bisa merealisasikan,” lanjutnya.
Selain Sriwijaya dengan NAM Air, kata Irianto, maskapai lainnya adalah Garuda Indonesia. Perusahaan BUMN ini, juga telah menjawab permohonan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Gubernur untuk melayani penerbangan ke ibukota provinsi. “Ke Garuda, saya telah melayangkan surat, untuk melayani penerbangan ke Kaltara, selain Tarakan dan juga sudah dijawab. Pihak Garuda juga telah melakukan survei ke Bandara Tanjung Harapan,” uangkapnya.
Sementara itu, informasi lain menyebutkan, kepastian rencana NAM Air dengan pesawat ATR-72 masuk Kaltara, diperkuat setelah adanya konfirmasi dari pihak Bandara Tanjung Harapan yang mengatakan, bahwa landing dan take off perdana NAM Air dijadwalkan pada 22 April 2018, atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Provinsi Kaltara.
Untuk diketahui, NAM Air sendiri adalah maskapai penerbangan Indonesia anak perusahaan dari maskapai penerbangan Sriwijaya Air. NAM Air direncanakan akan masuk ke Kaltara dengan pesawat ATR-72,  berkapasitas 72 kursi dan ketinggian jelajah hingga 1.500 km.
“Sebelum kedatangan tim NAM Air ke Bandara Tanjung Harapan untuk melakukan survei dan penjajakan pada Jumat (17/3), Gubernur telah bertemu terlebih dahulu dengan direksi Sriwijaya Group, terkait rencana masuknya maskapai tersebut ke Kaltara,”  kata Taupan Madjid,  Kepala Dinas Perhubungan Kaltara.
Taupan mengatakan, tidak hanya NAM Air yang tertarik untuk masuk ke Kaltara, maskapai lain seperti PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk juga tertarik untuk masuk. Bahkan pihak Garuda sudah terlebih dahulu melakukan survei. Yaitu pada Selasa (13/3) lalu. Direncanakan, Garuda Indonesia akan menggunakan pesawat jenis ATR 72-600.
Dikatakan Taupan, selain maskapai NAM Air dan Garuda Indonesia yang datang untuk melakukan survei dan penjajakan, pihak maskapai Wings Air (Lion Group) juga kembali melakukan penjajakan di Bandara Tanjung Harapan. Penjajakan tersebut terkait penambahan jadwal penerbangan. Kita tahu, bahwa Wings Air hanya terbang satu kali dalam sehari. Maka dari pihak maskapai ingin melakukan penambahan jadwal penerbangan menjadi dua kali dalam sehari, ujarnya.
Hal ini positif untuk Kaltara. Semakin banyak maskapai yang berlomba-lomba untuk masuk ke Kaltara, menunjukkan perekonomian kian meningkat,” imbuh Taupan.(humas)
tags: , , ,

Related For