wisata-kaltara

AKIBAT BAWA SAJAM, TIGA WARGA SELUMIT PANTAI MENDEKAM DI BUI

Friday, August 24th 2018. | Headline, Hukum & Kriminal, Tarakan

NAMPAK SR DAN SH SAAT BERHASIL DIAMANKAN DI KANTOR POLISI

TARAKAN, MK – Maraknya pencurian dan kriminalitas di jalanan, membuat Polres Tarakan terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan dengan melakukan patroli. Tidak hanya di pemukiman padat penduduk, patroli juga dilakukan di wilayah perkotaan terutama di kawasan yang memang rawan kriminalitas.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kasat Reskrim AKP Choirul Yusuf menuturkan, jajaran Reskrim juga dituntut untuk melakukan patroli. Hasilnya, saat patroli yang dilakukan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tarakan, selasa (21/8/2018) lalu di belakang Toko Malino, Losmen Fortune, Beringin 1, Kelurahan Selumit Pantai, ditemukan seorang warga yang membawa badik.

“Memang pria berinial JB (18) ini tampak mencurigakan. Seperti putar-putar dan sering lihat kiri kanan seperti memastikan apakah kondisi aman atau tidak. Apalagi, saat itu sekitar jam 2 dinihari, makanya kita curigai dan langsung dilakukan penggeledahan,” ujar Kasat Reskrim, dikonfirmasi, Jumat (24/8/2018).

Saat digeledah, polisi yang awalnya mengira akan menemukan narkoba, malah menemukan senjata tajam jenis badik. JB pun beberapa kali kebingungan dan seperti gugup saat polisi menanyakan alasan ia membawa badik.

“Kita khawatirkan orang tersebut di lokasi yang sepi, tahu-tahu ambil barang dan malah menikam orang. Jadi, kita antisipasi dengan cara mengamankan, karena di wilayah perkotaan tidak wajar bawa sajam,” tandasnya.

Selain JB, dua hari sebelumnya sekira pukul 01.00 Wita, Unit Jatanras juga mendapati dua orang mencurigakan berinisial SR (35) dan SH (39) dan saat digeledah ditemukan badik. Diakui Kasat Reskrim, di wilayah Kelurahan Selumit Pantai ini kerap terjadi premanisme dan pencurian bahkan juga peredaran narkoba jenis sabu, sehingga atensi Kapolres  untuk meningkatkan patrol di wilayah tersebut guna menjaga keamanan masyarakat.

“Sama dengan JB, untuk pelaku SR dan SH ini kita belum tahu motifnya membawa sajam di perkotaan. Kan sudah jelas, kurang pas orang membawa sajam diperkotaan, takutnya disalahgunakan untuk hal yang tidak seharusnya,” ungkapnya.

Selain alasan membawa badik yang tidak bisa disebutkan, karena dari pihak pelaku pada waktu diinterogasi sulit menjawab, akhirnya dibawa dan diamankan. “Ketiganya diamankan dan ditahan karena dikhawatirkan bisa membuat keributan atau kejadian kriminalitas, kita kenakan Pasal 2 ayat 1 Undang Undang Darurat No. 12 tahun 1951, ancaman pidananya bisa sampai 10 tahun penjara,” tutupnya.(arz27)

tags: , ,

Related For AKIBAT BAWA SAJAM, TIGA WARGA SELUMIT PANTAI MENDEKAM DI BUI