Antisipasi Kecurangan, BKD Gunakan Metal Detector

Tuesday, September 26th 2017. | Advertorial, Kaltara

KOORDINASI : Rapat persiapan pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS formasi umum tahun 2017 di lingkup Pemprov Kaltara yang dipimpin Asisten I Setprov Kaltara Sanusi dan dihadiri Kapolres Bulungan AKBP M Fachry dan Kepala BKD Kaltara M Ishak di Kantor BKD Kaltara, Senin (25/9).

Tanjung Selor, MK – GUNA mengantisipasi kecurangan dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 lingkup Pemprov Kaltara, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara terus melakukan persiapan.

Kepala BKD Provonsi Kaltara Muhammad Ishak mengatakan, penggunaan metal detector ini untuk memastikan tidak terjadinya praktek kecurangan dalam pelaksanaan ujian. Karena itu, BKD akan menyurati Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bulungan terkait perihal permohonan peminjaman metal detector. “Informasinya, Polres Bulungan akan meneruskan surat tersebut ke Kapolda (Kepala Kepolisian Daerah) Kaltim (Kalimantan Timur) agar metal detector tersebut dapat digunakan,” kata Ishak saat  rapat di Ruang BKD Kaltara, Senin (25/9).

Terkait dengan adanya sejumlah aturan dalam pelaksanaan ujian, Ishak menyebutkan, BKD akan mengikuti dengan aturan yang dibuat Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, tetap akan menyesuaikan dengan kondisi rill yang terjadi di Kaltara. “Metal detector fungsinya untuk memeriksa peserta SKD. Jika ada peserta yang mencoba untuk berbuat curang, maka Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) tidak segan-segan mendiskualifikasi peserta,” ujar Ishak.

Ishak menjelaskan, dalam pelaksanaan SKD yang digelar pada 10 Oktober mendatang, semua kewenangan ada di BKN. Bahkan pengawas akan didatangkan langsung dari Panselnas. “H-2 sebelum tes, tim dari Panselnas akan datang ke Kaltara untuk melihat kesiapan sudah sejauh mana,” jelas Ishak.

Persiapan lainnya, kata Ishak, adalah akan menyurati PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Tanjung Selor, agar selama pelaksanaan ujian kondisi listrik di Tanjung Selor tetap stabil. Hal ini mengingat sistem pelaksanaan ujian menggunakan sistem komputerisasi yang mana, nilai dapat langsung diketahui usai melaksanakan ujian. “Segera akan kita surati PLN,  dan kita undang untuk pertemuan khusus, agar listrik tetap stabil hingga rangkaian pelaksanaan ujian selesai dilaksanakan,” urai Ishak. Oleh sebab itu, Ishak berharap, semua pihak dapat memberikan dukungan agar pelaksanaan seleksi CPNS di Kaltara dapat berjalan lancar.(humas)

Related For Antisipasi Kecurangan, BKD Gunakan Metal Detector