wisata-kaltara

Assisten Ekonomi Pembangunan Setda Nunukan Sambangi SDN 012 Nunukan

Saturday, September 22nd 2018. | Citizen Journalism, Headline, Nunukan

Nunukan, MK – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setkab Nunukan Robby Nahak Serang, Sabtu (22/9) sekira pukul 06.30 Wita mengunjungi SDN 012 Nunukan yang berada tepat diperkebunan sawit milik warga Nunukan itu.

Saat tiba di sekolah yang hanya memiliki sekitar 46 siswa itu, Robby berdialog bersama siswa-siswi kelas V dan IV. Dari mulut polos para siswa itu, Robby terkesima ketika mendengar bahwa keseharian proses belajar mengajar mereka tidak seperti proses sekolah pada umumnya.

Dimana tenaga pendidik yang terbatas dan kurang aktifnya para pengajar hadir, menjadikan siswa harus belajar sendiri.

“Jadi kalau gurunya tidak datang? Kalian bermain saja atau seperti apa nak?” tanya Robby kepada murid kelas V yang ruangannya bergabung dengan perpustakaan itu.

“Kami belajar sendiri pak, ada buku disini (kelas, Red.)” ujar secara kompak para murid kelas V yang hanya berjumlah lima orang.

Para murid yang datang ke sekolah pun kerap harus pulang tanpa menerima mata pelajaran dari guru-guru mereka. Bahkan, kondisi ini telah berlangsung beberapa tahun belakangan.

Dalam momen itu juga, mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Kasatpol PP) Nunukan ini juga melemparkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan umum kepada murid. Dari menanyakan nama Presiden RI hingga Bupati Nunukan.

Dari lima murid yang ada, hanya satu siswa saja yang menjawab dan mengetahui siapa nama Presiden dan Bupati Nunukan.

“Ada yang tahu siapa nama Presiden?” tanya Robby.

“Tidak tahu pak,” jawab siswa.

“Kalau bupati ada yang tahu siapa namanya,” tanya Robby lagi.

“tidak tahu pak,” jawab siswa lagi.

“ Ibu Hj. Asmin Laura,” teriak seorang siswi bernama Dewi.

Usai berdialog santai dengan para siswa, Robby kemudian melihat-lihat kondisi ruangan kelas belajar di sekolah yang memiliki luasan sekitar 50 x 100 meter itu. Potret suramnya bangunan wadah pendidikan ternyata masih harus ia dapatkan di ibukota kabupaten ini.

“Ini bangku hanya berapa unit saja dan kursinya saja sudah tidak memadai, bangunan juga sudah tidak layak dan kondisinya sudah miring,” ucap Robby saat melihat langsung kondisi ruang kelas IV dan III.

Usai melihat-melihat ruangan kelas, Robby pun beranjak menuju ruangan Kantor SDN 012 menemui satu-satunya guru yang ada saat itu. Kepada Ass Ekbang Setkab Nunukan guru Darawati menyampaikan jika total guru berjumlah sembilan orang diantaranya tiga orang tenaga honorer dan enam guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) termasuk Kepala SDN 012.

Guru yang menempati rumah dinas sudah tidak layak huni ini juga menyampaikan, jika proses belajar mengajar efektifnya berlangsung sekira jam 09.00 Wita. Hal ini disebabkan, terkadang murid yang rumahnya berjarak hingga 10 km kerap terlambat datang ke sekolah. Begitupula dengan beberapa tenaga pengajar, apalagi jika musim penghujan tiba.

“Tapi biasanya datang saja semua pak, hanya kalau hujan itu yang kadang jarang turun pak,” ujar guru yang terkadang harus menangani sejumlah kelas itu.

Sebelum meninggalkan sekolah tersebut, Robby menyempatkan mengobrol dengan Kepsek 012 Nunukan Larminton Damar. Dari keterangan yang diungkapkan Damar sejumlah persoalan terkait sarana dan prasarana terungkap dari pertemuannya dengan mantan Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga itu.

Kondisi sekolah yang tak teraliri listrik, menjadikan proses mengajar menggunakan kurikulum 13 jadi terhambat. Selain itu, pihaknya juga menyayangkan sikap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan yang terkesan pilih kasih dalam mengalokasikan bantuan.

“Saya dulu pernah mengusulkan unit laptop, tapi yang dibantu malah sekolah-sekolah di kota. Harusnya sekolah kita ini yang harus dibantu,” ujar Damar.

Selain itu persoalan lahan juga masih menjadi polemik. Dimana, tanah dimaksud telah diwakafkan namun surat hibah hingga kini belum dikeluarkan sang pemilik lahan.

“Jadi sekarang saatnya bukan lagi cari siapa yang salah dan benar, intinya kita harus bergerak dalam menyelesaikan persoalan ini agar tak berlarut-larut,” ujar Robby.

Dirinya pun sesegara mungkin akan memanggil instansi terkait guna mencari solusi terkait persoalan SDN 012 Nunukan. Pihaknya menganggap bahwa semua instansi harus sinergis dalam mendukung pembangunan disemua sektor. Sehingga persoalan-persoalan klasik tidak kembali terulang.

Selain itu, guna memberikan wawasan umum murid-murid SDN 012 Nunukan, Senin (24/9) mendatang, pihaknya akan memfasilitas para murid untuk mengunjungi objek-objek vital di Nunukan.

“Jadi kita bawa mereka nanti ke perpustakaan, tugu dwikora, gedung DPRD dan Kantor Bupati. Karena gawat ini, nama bupatinya saja mereka tidak tahu. Setelah makan siang baru kita pulangkan kembali ke sekolahnya,” pungkas Robby. (persvectivee/dian)

tags: ,

Related For Assisten Ekonomi Pembangunan Setda Nunukan Sambangi SDN 012 Nunukan