Bubuh Terbesar Dayak Tahol Tercatat Di Rekor MURI

Sabtu, Oktober 27th 2018. | Malinau

Malinau, MK – Suku Dayak Tahol mendapat giliran terakhir untuk menampilkan upacara adatnya di Irau ke-9 dan HUT Kabupaten Malinau ke-19 ini. namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat dayak Tahol untuk mempertunjukkan karya seni dan budayanya yang telah dimiliki secara turun temurun.

“Semua ini dapat kami lakukan berkat bantuan dana Gerdema dan RT Bersih yang sudah lama kami nikmati,” Ucap Dumberbrill, Ketua Lembaga Adat Dayak Tahol saat menyampaikan sambutannya di lapangan Arena Pelangi Intimung, Jumat sore tadi (26/10).

Masyarakat dayak Tahol juga bersyukur karena dengan bantuan terebut juga bisa mengembangkan sumber daya manusia mereka. Tidak mau kalah dengan suku lain, Dayak Tahol juga mencapai rekor MURI yaitu Saluir Mayo atau Bubuh Terbesar. Bubuh ini memiliki panjang 10 meter dan diameter 2 meter. Untuk bahannya dari bambu dan tidak susah untuk mencarinya di hutan Malinau.

Bubuh adalah sebuah alat perangkap untuk menangkap ikan dengan cara menggiring atau memberi umpan agar ikan masuk kedalam bubu ikan, sehingga ikan yang sudah masuk akan terperangkap dan tidak bisa keluar lagi. Bubuh ini nantinya akan diletakkan di rumah adat dayak Tahol di desa Libang, Kabupaten Nunukan.

“Tema Irau kita yaitu “Budaya Membangun Bangsa”, menjadi hidup dengan tampilan pernak-pernik budaya tadi,” ucap Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si.

Irau tidak hanya mempertontonkan budaya, tetapi membangkitkan budaya bangsa karena dilakukan dengan sungguh-sungguh seperti contohnya pernikahan adat dayak Tahol yang telah disaksikan.

Apresiasi tinggi diberikan bupati Yansen karena seluruh masyarakat dayak Tahol dari berbagai tempat hadir seperti dari Nunukan, Tarakan dan Bulungan. Bupati juga mengapresiasi dayak Tahol karena masih menggunakan alat musik tradisionalnya.

“Jangan sampai ini berubah karena sudah ada kemudahan yaitu kaset dan hp,” ujarnya.

Setelah melihat tampilan tarian-tarina dayak Tahol, sekitar 80% adalah generasi muda. Hal ini harus selalu ditanamkan ke mereka. Jauhkan hal-hal negatif yang dapat menghalangi kita untuk maju.

“Saya tidak melarang adanya Pengasih, tapi sepanjang untuk budaya, pemerintah sangat mendukung dan menjunjung tinggi tradisi tersebut,” ujarnya.

Jangan ragu dan kuatir untuk mengembangkan budaya kita. (hms)

tags: , ,

Related For Bubuh Terbesar Dayak Tahol Tercatat Di Rekor MURI