wisata-kaltara

Bupati Ucapkan Terima Kasih Kepada Semua Pihak “Sampai Jumpa di Irau Tahun 2020”

Monday, October 29th 2018. | Malinau

MALINAU, MK – Rangkaian Irau ke-9 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Malinau secara resmi ditutup oleh Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, Sabtu malam (27/10) di Panggung Utama Irau, Arena Pelangi Intimung. Bupati menyampaikan terima kasih dan ucapan sampai bertemu lagi di Irau ke-10 tahun 2020.

Mengawali sambutan, Bupati mengucap syukur, karena malam penutupan cuaca sangat bersahabat. Dikatakan Bupati, dirinya juga bersyukur pelaksanaan Irau mulai tanggal 15 – 27 Oktober berjalan dengan baik. Untuk itu, dirinya ingin menyampaikan catatan penting kepada semua.

“Kita telah melaksanakan rangkaian acara yang luar biasa yang menggambarkan tatanan hidup kita sebagai masyarakat Malinau. Masyarakat Malinau yang berbudaya, masyarakat Malinau yang beragama, masyarakat Malinau yang mencintai Indonesia,” ujarnya di hadapan para pejabat dan puluhan ribu masyarakat Malinau yang tumpah ruah memadati Arena Pelangi Intimung.

“Kita bersyukur Irau dapat berjalan aman, tertib dan lancar, kita dapat menikmati seluruh acara-acara yang disajikan, ditampilkan oleh para budayawan, lembaga adat, paguyuban dan kita semua, sehingga kita bisa menikmati nilai-nilai hidup kita sebagai masyarakat Malinau,” ucapnya.

Untuk itu, dirinya ingin mengajak seluruh masyarakat Malinau untuk mencernai ini dengan baik semua rangkaian Irau. Ia sangat mengapresiasi semua yang hadir dan memeriahkan Irau, karena semua bisa ada dan hadir di Irau karena mencintai Malinau. Bupati pun berharap apa yang dilakukan secara bersama-sama ini tidak terlepas dari membangun Malinau hari ini dan ke depan.

Bupati yang akrab disapa Yansen ini meminta agar seluruh elemen masyarakat Malinau menjadikan pengalaman bersama selama 13 hari pelaksanaan Irau untuk meyakinkan bahwa walaupun masyarakat Malinau hidup jauh dari pusat kemajuan, tapi bisa menunjukkan karya terbaik untuk mengukir kehidupan masyarakat Malinau yang maju dan sejahtera sebagaimana yang ditunjukkan oleh seluruh lembaga adat dan paguyuban yang ada di Kabupaten Malinau.

“Saya ingatkan juga kepada kita semua, tempat tidak mengubah kita, tapi kitalah yang mengubah tempat. Oleh karena itu saya harapkan kepada kita semua dengan apa yang telah kita lakukan selama 13 hari ini cukup membuktikan bahwa kita bisa membangun Malinau ini,” katanya mengingatkan dengan semangat.

Pria kelahiran 14 Januari 1960 ini juga tak henti-hentinya mengajak masyarakat Malinau untuk menciptakan dan menjaga persatuan dan kesatuan diantara masyarakat Malinau yang merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari kita tatap ke depan wujudkan kebersamaan masyarakat Malinau yang beraneka ragam suku agama ini. Saya ingatkan kan, kita berbeda-beda tapi kita harus kokoh, kuat dan belajar hidup dalam kebersamaan. Kebersamaan kita sebagai warga masyarakat Malinau itu sangat penting. Inilah yang paling mendasar saya sampaikan kepada kita semua. Kalau kita ingin Malinau maju dan sejahtera, marilah kita hidup dalam kebersamaan,” pesannya.

“Jauhkan nilai-nilai hidup yang kurang berkenan, yang tidak sehat, yang merusak tatanan kita. Jauhkan iri dengki, fitnah dendam, benci, amarah diantara kita. Mari kita hidup harmonis,” serunya menambahkan.

Rangkaian Irau selama 13 hari telah menunjukkan hakikat budaya masyarakat Malinau yang luar biasa. Oleh sebab itu, sebagai pimpinan daerah ia meminta untuk membangkitkan budaya sebagaimana tema Irau, yaitu “Budaya Membangun Bangsa”.

“Kita telah membuktikan budaya itu telah menyatukan kita sebagai warga Malinau. Mari kita wujudkan ini secara nyata hari ini dan ke depan. Saya yakin dan percaya, Bapak ibu yang ada saat ini adalah orang yang diberkati Tuhan. Dengan menyediakan kesempatan pertumbuhan masa depan bagi generasi masa depan bangsa di Kabupaten Malinau,” tuturnya.

Tak lupa dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Camat, Kepala Desa, Ketua Adat dan Ketua Paguyuban yang telah berperan aktif menyukseskan Irau ini. Demikian juga kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bekerja keras menjaga keamanan, karena tanpa aman, dirinya yakin acara tidak akan berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, dirinya berterima kasih kepada Polri, TNI, Satpol-PP dan juga Dinas Perhubungan serta pihak lainnya.

“Kepada seluruh masyarakat Malinau yang hadir dalam rangka acara ini, jadikanlah momentum untuk kita membangun Malinau ke depan. Terima kasih kepada semuanya dan saya ucapkan selamat jalan kembali ke desa masing-masing, ke kecamatan masing-masing, ke tempat masing-masing dengan damai. Kita bertemu lagi tahun 2020. Tuhan memberkati kita semua,” ucapnya.

Untuk diketahui, dalam acara penutupan, selain diisi hiburan artis-artis ibu kota, Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan kepada lembaga adat dan paguyuban serta menyerahkan piagam kepada juara-juara lomba. Yang teras istimewa, Bupati dan Wakil Bupati serta pejabat di lingkungan Kabupaten Malinau dan pejabat tinggi di tingkat provinsi nasional, menyerahkan kue kepada tokoh-tokoh masyarakat Malinau, termasuk Bupati Malinau periode 2001-2006 dan 2006-2011 Dr. Martin Bila MM.

“Kita akhiri rangkaian acara Irau ke-9 tahun 2018 malam ini, sampai jumpa lagi di Irau ke-10 tahun 2020,” ucap Bupati mengakhiri rangkaian acara dengan bernyanyi bersama sambil saling mengucapkan selamat dan berangkulan.(ags/hms)

tags: ,

Related For Bupati Ucapkan Terima Kasih Kepada Semua Pihak “Sampai Jumpa di Irau Tahun 2020”