Enam Warga Selumit Pantai di Giring Ke Kantor Polisi

Senin, Februari 4th 2019. | Headline, Hukum & Kriminal, Tarakan
Para Tersangka saat berhasil di amankan di polres Tarakan

TARAKAN, MK– Gara-gara judi remi, enam warga Belakang BRI tepatnya jalan Yos Sudarso kelurahan Selumit Pantai harus digiring ke Polres Tarakan, pada hari jumat (1/2/2019) sekira pukul 01.00 Wita.

Menurut Informasi yang didapatkan Metro Kaltara, Kapolres Tarakan, AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kanit Resum Ipda Dien F Romadhoni mengatakan, adanya penangkapan tersebut karena adanya laporan warga sekitar yang merasa sangat terganggu dengan adanya aktifitas tersebut, sehingga langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.

 “Informasi yang kita terima kamar kos yang dikontrak SP kerap dijadikan lokasi judi sejak sebulan yang lalu, makanya kita lakukan tindakan karena sudah meresahkan warga sekitar,” terangnya.

Adapun informasi yang didapatkan lagi, dari kegiatan perjudian ini dilakukan setiap kali putaran nominalnya bisa mencapai Rp 200 sampai 300 ribu. Selain itu, lanjut Dien, kamar kos yang dijadikan tempat permainan judi kerap berganti-ganti, bahkan tidak jarang ada juga warga lainnya yang datang untuk ikut bermain judi.

“Waktu kami lakukan penggerbekan ada enam orang yang sedang asik main judi kartu remi, bahkan ada anak dibawah umur. Tapi yang kami tahan dan ditetapkan sebagai tersangkan hanya lima orang saja,” jelasnya.

Pekerjaan para pemanin judi ini beragam mulai dari tukang gerobak sampai nelayan, dimana mereka melakukan aksi perjudian hanya di malam hari yang diikuti warga sekitar. Tidak hanya itu, dari hasil penggerbekan yang dilakukan Jatanras turut diamankan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp 300 ribu dan kartu remi.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka ini dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp 25 juta. Saat ini, para tersangkanya juga sudah dilakukan penahanan guna diproses lebih lanjut,” tutupnya. (arz27)

tags: , ,

Related For Enam Warga Selumit Pantai di Giring Ke Kantor Polisi