Gambar-Gif

Hakim PN Tarakan Bebaskan Pengedar Sabu

Thursday, April 9th 2015. | Headline, Hukum & Kriminal, Tarakan
- wisata-kaltara -
ilustrasi

ilustrasi

Tarakan,Metrokaltara.com-Pengedar sabu-sabu berinisial HER yang ditangkap oleh Satuan Reskoba Polres Tarakan karena kepemilikan 2 paket sabu pada tahun 2013 silam akhirnya divonis bebas oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Tarakan pada sidang yang dilakukan Selasa (7/4/2015),padahal tuntutan yang diajukan jaksa adalah 9 tahun penjara.Vonis bebas dari segala tuntutan perkara hukum oleh majelis hakim PN inipun banyak menuai kontroversi di masyarakat,salah satunya adalah Kepala Satuan Reskoba Polres Tarakan AKP Roberto A.Md.

Ketika dikonfirmasi Metrokaltara.com,Roberto mengatakan pihaknya menyangkan vonis bebas yang diberikan hakim kepada HER,padahal sudah jelas HER merupakan seorang tersangka pengedar Sabu-Sabu.Ditambahkan Roberto,dalam sidang HER ini,pihak kepolisian sudah memaksimalkan dengan menghadirkan seluruh saksi-saksi baik dari Satreskoba polres Tarakan,ketua RT setempat,masyarakat,dan juga salah satu tersangka berinisial JL yang mengaku pernah membeli sabu-sabu dengan HER.

“Kami sudah maksimalkan seluruh saksi,seharusnya HER diancam 9 tahun penjara,jelas kami kecewa.Malah tersangka JL yang ditangkap sebagai pengguna yang divonis 8 tahun,”Tegas AKP Roberto.

Menurut Roberto, seharusnya HER sebagai seorang Bandar harus divonis selayaknya, lagipula,saat ini pihaknya sedang berusaha melayani masyarakat dan berupaya menekan peredaran narkotika di Tarakan.Akibat hal ini,pihaknya pun akan segera berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Tarakan (Kejari) untuk mengajukan kasasi.

“kami sudah berkordinasi dengan kejaksaan, menurut rencana pihak kejaksaan akan mengajukan kasasi kepada hakim,” Jelas Roberto.

Sementara itu dari pihak Pengadilan Negeri Tarakan melalui Humasnya Mahyudin Igo menuturkan, alasan pembebasan tersangka tersebut berdasarkan pertimbangan majelis hakim, yang intinya dakwaan terhadap terdakwa itu tidak terbukti. Dikatakan, sesuai dari fakta persidangan bahwa barang bukti yang ditemukan itu tidak ada sangkut pautnya dengan terdakwa,meskipun di saat persidangan saksi-saksi yang dihadirkan sudah lengkap.

“Memang saksi-saksi yang disiapkan pihak polres lengkap, namun kita tidak bisa mendengarkan kesaksian sepihak, sehingga terdakwa juga mengajukan saksi-saksinya yang bisa meringankan terdakwa,” Urainya.

Lebih lanjut Mahyudin mengatakan, untuk kasasi yang akan diajukan oleh jaksa penuntut umum (JPU) itu diperbolehkan sesuai Undang-undang, apabila putusan itu tidak sejalan dengan tuntutan yang telah diberikan oleh JPU.

“Silahkan saja kalau mau kasasi,namun jangan lewat 7 hari,karena kalau lewat sudah tidak bisa lagi,”tuntas Mahyudin. (Abe)

Related For Hakim PN Tarakan Bebaskan Pengedar Sabu