Hasil Monitoring, Arus Transportasi Udara Masih Normal

Wednesday, December 26th 2018. | Advertorial, Kaltara, Tanjung Selor
LIBUR PANJANG : Keberangkatan penumpang di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, belum lama ini.

TANJUNG SELOR, MK – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) Taupan Madjid mengatakan, sesuai hasil monitoring pada 5 bandar udara (Bandara) di Kaltara, yakni Bandara Juwata Tarakan, Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, Bandara Nunukan, Bandara RA Bessing Malinau, dan Bandara Yupai Semaring, Krayan, arus penumpang transportasi udara, jelang Natal hingga kini masih normal. Dalam artian tidak ada lonjakan yang signifikan.

Disampaikan, monitoring ke seluruh bandara dilakukan atas dasar surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara.

“Sesuai dengan surat edaran itu, kami terus memonitoring dan melakukan pengawasan serta mengantisipasi melonjaknya penumpang. Baik dari keberangkatan maupun kedatangan hingga 2 Januari 2019,” ungkap Taupan.

Taupan mengatakan, kepadatan penumpang terjadi pada dua hari sebelum Natal atau pada 23 Desember. Hal ini dikarenakan, bersamaan dengan dimulainya masa liburan sekolah dan cuti bersama pegawai negeri maupun karyawan swasta.

“Dari monitoring kami di Bandara Tanjung Harapan, Krayan, Malinau dan Nunukan, dua hari sebelum Natal jumlah penumpang agak padat, namun sejak kemarin (24/12) sudah agak berkurang yang datang maupun berangkat. Di Bandara Juwata Tarakan agak meningkat, namun tidak signifikan,” ujarnya.

Diungkapkannya, untuk mengantisipasi melonjaknya penumpang, berdasar koordinasi dengan pihak operator penerbangan atau maskapai, menyatakan siap untuk melakukan penambahan armada.

“Untuk penambahan armada, secara situasional saja. Kalau memang memerlukan penambahan armada, dari maskapai sudah siap. Yang jelas, kami terus melakukan monitoring dan pengawasan. Baik penumpang yang datang maupun keberangkatan,” urai Taupan.

Lebih jauh, Taupan menambahkan, berkaitan dengan harga tiket pesawat, selama Natal dan Tahun Baru 2019, hingga saat ini tidak melebihi batas atas maupun batas bawah. Karena harga tiket ditentukan oleh jenis regulasi pelayanan yang diterapkan oleh maskapai penerbangan.

“Soal harga tiket, sudah ada aturannya. Kalau ada yang melebihi dari batas atas akan ada peringatan, baik kepada petugas bandaranya maupun maskapainya. Ini mengacu pada UU Nomor 1 tahun 2009, tentang Penerbangan dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 14 tahun 2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Penumpang,” beber Taupan.

Sanksi bagi pelanggaran atas aturan ini, berjenjang mulai dari peringatan, pengurangan frekuensi penerbangan, penundaan pemberian izin rute, denda administratif hingga pembekuan rute penerbangan.(humas)

Data Monitoring Angkutan Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 Bandar Udara Juwata Tarakan H-5 ( 20 Desember 2017 dan 20 Desember 2018) :

KEDATANGAN

-Pesawat :

2017 : 15

2018 : 19

Pertumbuhan : 26,67%

-Penumpang :

2017 : 1580

2018 : 1593

Pertumbuhan : 0,82%

-Kargo :

2017 : 21.858

2018 : 17.570

Pertumbuhan : -19.62%

KEBERANGKATAN

-Pesawat :

2017 : 15

2018 : 19

Pertumbuhan: 26.67%

-Penumpang :

2017: 1835

2018: 1876

Pertumbuhan: 2.23%

-Kargo :

2017 : 8257

2018 : 6340

Pertumbuhan : -23.22%

Data Monitoring Angkutan Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 Kantor UPBU Nunukan H-4 ( 21 Desember 2017 dan 21 Desember 2018) :

KEDATANGAN

-Pesawat :

2017 : 2

2018 : 4

Pertumbuhan : 100%

-Penumpang :

2017 : 25

2018 : 60

Pertumbuhan : 140 %

-Kargo :

2017 : 45

2018 : –

Pertumbuhan : – 100 %

KEBERANGKATAN

-Pesawat :

2017 : 2

2018 : 6

Pertumbuhan: 200 %

-Penumpang :

2017: 19

2018: 86

Pertumbuhan: 353 %

-Kargo :

2017 : 95

2018 : 127

Pertumbuhan : 34 %

Data Monitoring Angkutan Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 Bandar Udara Yuvai Semaring Long Bawan H-4 ( 21 Desember 2017 dan 21 Desember 2018) :

KEDATANGAN

-Pesawat :

2017 : 5

2018 : 7

Pertumbuhan : 120%

-Penumpang :

2017 : 39

2018 : 63

Pertumbuhan : 170 %

-Kargo :

2017 : 3.000

2018 : 4.056

Pertumbuhan : 120 %

(Kargo datang dari Subsidi BBM)

KEBERANGKATAN

-Pesawat :

2017 : 5

2018 : 7

Pertumbuhan: 120 %

-Penumpang :

2017: 25

2018: 32

Pertumbuhan: 115 %

-Kargo :

2017 : –

2018 : 348

Pertumbuhan : 100 %

(Kargo berangkat dari Penumpang berangkat)

Data Monitoring Angkutan Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 Bandar Udara Malinau H-4 ( 23 Desember 2017 dan 23 Desember 2018) :

KEDATANGAN

Pesawat :

2017 : 7

2018 : 2

Pertumbuhan : -71,43%

-Penumpang :

2017 : 19

2018 : 55

Pertumbuhan :189,47%

-Kargo :

2017 : 0

2018 : 30

Pertumbuhan : 3000%

KEBERANGKATAN

-Pesawat :

2017 : 6

2018 : 2

Pertumbuhan: -66,66%

-Penumpang :

2017: 46

2018: 124

Pertumbuhan: 169,56%

-Kargo :

2017 : 6

2018 : 31

Pertumbuhan :416,66%

Data Monitoring Angkutan Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 Bandar Udara Tanjung Harapan ( 24 Desember 2017 dan 24 Desember 2018) :

KEDATANGAN

Pesawat :

2017 : 2

2018 : 4

Pertumbuhan : 100 %

-Penumpang :

2017 : 90

2018 : 62

Pertumbuhan : -31%

-Kargo :

2017 : 0

2018 : 48

Pertumbuhan : –

KEBERANGKATAN

-Pesawat :

2017 : 2

2018 : 4

Pertumbuhan: 100%

-Penumpang :

2017: 73

2018: 38

Pertumbuhan: -48%

-Kargo :

2017 : –

2018 : 9

Pertumbuhan : –

Related For Hasil Monitoring, Arus Transportasi Udara Masih Normal