Ikatan Keluarga Toraja Tampilkan Syukuran Tongkonan

Monday, October 22nd 2018. | Malinau

Malinau, MK – Kemeriahan Irau di hari ke delapan masih terus berlanjut. Tak tanggung, tiga atraksi adat di gelar pda Senin (22/10) yaitu Biduk Bebandung dari Lembaga Adat Bulungan, Syukuran Tongkonan dari Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) pada siang hari dan dilanjutkan Barongsai pada sore hari.

Syukuran Tongkonan merupakan acara yang dilakukan oleh warga Toraja ketika membuat sebuah rumah, yang merupakan rasa syukur karena para tukang telah selesai mengerjakan rumah tersebut dan kemudian Tongkonan diarak keliling untuk disaksikan kepada para tamu undagan yang hadir.

Ketua paguyuban IKAT, Ir. Andarias Tulak, MT dalam sambutannya mengatakan bahwa merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi para etnis Toraja yang dilibatkan langsung dalam memeriahkan acara IRAU tahun ini. Mereka merasa mendapatkan hak dan kesempatan yang sama dengan etnis lainnya untuk menampilkan budaya yang mereka miliki. Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat Toraja yang ada di Kabupaten Malinau pada saat ini berjumlah kurang lebih sekitar 4 ribu jiwa, dimana etnis Toraja tergabung dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan merupakan etnis pertama sebelum Bugis, Malasar dan Mandar yang tergabung dalam KKSS di Kabupaten Malinau.

Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat Toraja di Kabupaten Malinau sebagian besar memiliki sawah yang cukup luas. Hal ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menjalankan salah satu program unggulannya yaitu Rasda.

“Masyarakat Toraja di Kabupaten Malinau sangat mendukung program pemerintah, karena salah satu programnya yaitu rasda sudah merupakan gayung bersambut bagi warga Toraja. Karena kami tidak malu untuk mengakui kalau kami sering disebut petani dan perkebun. Sebelumnya sayur mayur itu dikirim dari Tarakan, sekarang justru sebaliknya. Ini karena banyaknya suku kami yang datang ke Kabupaten Malinau. Oleh sebab itu, kami atas nama etnis Toraja sangat berterimakasih dan mohon bimbingan dan arahan selanjutnya dari Bapak Bupati Malinau.” ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si sangat mengapresiasi apa yang sudah ditampilkan etnis Toraja yang penuh semangat untuk menampilkan budayanya. Ini menunjukkan kepada semua bagaiamana kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Toraja.

“Hari ini kita menyaksikan suatu ragam etnis yang menggambarkan keberagaman yang dimiliki oleh Kabupaten Malinau. Saya perlu garis bawahi ini agar sekarang jangan ada lagi orang yang ego suku, agama dan latar belakangnya. Sekalipun kita lebih pintar dari orang lain, tapi kepintaran dan kehebatan tidak akan berarti apa-apa jika kita hidup sendiri” ungkap Bupati Malinau.

Bupati Malinau menjelaskan bahwa hidup itu harus saling mengisi satu sama lain. Jika ingin merasakan hidup yang indah dan damai maka harus saling melindungi, mengasihi dan menciptakan toleransi untuk semua.

“Kalau orang Malinau tidak bisa berkebun, ada orang Toraja yang bisa berkebun. Artinya kebutuhan dapur kita terpenuhi. Ini artinya apa yang tidak bisa diisi oleh yang satu dapat diisi oleh yang lain. Itulah makna kekuatan, demikian juga keberagaman itu kita maknakan seperti sebuah kekayaan. Bhineka itu harus dibudidayakan, harus dihidupkan di Malinau” ungkapnya

Selanjutnya, Bupati Malinau merasa wajar jika masyarakat Toraja yang ada di Malinau berjumlah kurang lebih 4 ribu jiwa. Hal ini dikarena budaya yang dimiliki hampir sama dengan masyarakat Kabupaten Malinau. Untuk itu Dr Yansen mengharapkan kepada seluruh masyarakat Toraja dimanapun berada, untuk memberikan yang terbaik dari apa yang dimiliki, dukung semua pembangunan dan program dari pemerintah seperti yang disampaikan Ketua kerukunan Toraja tadi.

Dalam momentum ini juga Bupati Malinau sangat mengapresiasi kehadiran dari seluruh etnis Toraja dalam memeriahkan acara Irau tahun ini.

“Tunjukkan semangat kehadiran ini bukan hanya untuk acara IRAU saja tapi juga dalam hal membangun Kabupaten Malinau untuk yang lebih baik” ungkapnya. (Aan/Diskominfo)

tags: , ,

Related For Ikatan Keluarga Toraja Tampilkan Syukuran Tongkonan