Kodam VI Mulawarman Musnahkan 160 Senjata Api dan Ratusan Butir Peluru Tajam

Proses Pemusnahan Senjata Api dan Ratusan Butir Peluru (Akbar Rezza/MK)

TARAKAN, MK –Kodam VI Mulawarman melakukan pemusnahan massal 160 unit senjata api (Senpi) yakni laras panjang  berjumlah 159 unit dan 1 satu unit laras pendek serta ratusan butir peluru, di lakukan di halaman Kodim 0907 Tarakan, Kalimantan Utara sekira pukul 09.30 Wita Pada hari Kamis (4/7/2019).

Menurut Informasi yang didapatkan, acara tersebut dilakukan atas prakarsa yang diperintahkan langsung oleh Mayjend TNI Subyanto selaku Pangdam VI Mulawarman untuk dilakukannya pemusnahan senjata api rakitan dan beberapa amunisi tajam.

“Ini semua kita dapatkan dari hasil teritorial Komsos (Komunikasi Sosial Ideologis) yang dimana Komsos ini berguna sebagai interaksi hubungan baik antara TNI dengan komponen Masyarakat Sehingga masyrakat dengan penuh kesadaran akan bahayanya senjata api ini,” Ungkap Kasdam VI Mulawarman Brigjend TNI Richard TH Tampubolon.

Senjata tersebut diketahui di pegang oleh beberapa komponen Masyarakat yang berada di perbatasan, yang digunakan untuk berjaga diri dan berburu hewan, dan diserahkan kepada tokoh masyrakat kemudian dari tokoh masyarakat menyerahkan langsung kepada Aparat TNI AD.

“Akan tetapi kita lebih baik mengantisipasi di awal sebelum terjadinyabhal hal yang tak diinginkan,” Tambahnya.

Sementara itu, Salah satu tokoh masyarakat dari Kabupaten Nunukan yang juga Ketua Pemangku Adat Nunukan, Ibrahim Latif mengakui dirinya banyak menyerahkan senpi rakitan yang diserahkan oleh masyarakat.

Ibrahim menegaskan senpi itu tidak dirakit untuk kepentingan lain kecuali untuk menjaga kebun dari gangguan hewan-hewan perusak tanaman.

“Senjata ini disosialisasikan atas nama Kodim, Babinsa, Satgas Pamtas. Ini senjata untuk binatang bukan untuk manusia tapi untuk menjaga di kebun, karena masyarakat sudah sadar jadi diserahkan kepada aparat,” ungkapnya.

Ia mengimbau bagi masyarakat yang masih menyimpan senpi agar segera diserahkan kepada aparat mengingat kepemilikan senpi tanpa dilengkapi izin resmi maka dinyatakan ilegal. Bila masyarakat takut menyerahkan senpi ke aparat, maka dapat melalui Pemangku Adat setempat.

“Kalau masyarakat takut menyerahkan bisa menitipkan kepada saya, jadi saya serahkan kepada TNI. Jadi bukan untuk manusia bahaya kalau untuk manusia (aksi perampokan),” jelasnya.

Ibrahim belum mengetahui siapa orang yang pembuat senpi rakitan atau penabur ini di Nunukan. “(siapa yang buat) kita tidak tahu dia buat atau rakit kah, diserahkan kepada kita kalau yang masih ada,” Pungkasnya. (arz27)

tags: , ,

Related For Kodam VI Mulawarman Musnahkan 160 Senjata Api dan Ratusan Butir Peluru Tajam