wisata-kaltara
Gambar-Gif

KPK :Akta Notaris PLN Tarakan Sudah 9 Kali Berubah

Monday, May 11th 2015. | Headline, Hukum & Kriminal, Tarakan
Ketua Garuda Akbar Syarif, saat menujukan bukti Laporan Polisi (LP) di Mabes Polri

Ketua Garuda Akbar Syarif, saat menujukan bukti Laporan Polisi (LP) di Mabes Polri

Jakarta, metrokaltara.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya benar-benar serius menindaklanjuti kasus penyalahgunaan wewenang yang diduga melibatkan mantan Walikota Tarakan Jusuf SK dalam peralihan status PT PLN Tarakan menjadi anak perusahaan.

Tak lama setelah memeriksa salah satu saksi kunci yang dibawa oleh Gerakan Pemuda Daerah (Garuda), Deputi Pengaduan Masyarakat KPK berhasil mendapatkan informasi bahwa akta pendirian notaris PT.PLN Tarakan sudah dirubah sebanyak 9 kali.

“Iya tim kami mendapatkan informasi akta pendiriannya sudah dirubah, hingga sekarang terhitung sudah 9 kali,”ungkap Deputi Pengaduan Masyarakat KPK Romo Senin (11/05/2015). (Baca: Mantan Ketua DPRD Tarakan Jadi Saksi Laporan Garuda di Bareskrim)

Perubahan yang dimaksud Romo adalah perubahan susunan jajaran komisaris yang terdapat di struktur PT.PLN dan status PT.PLN Tarakan apakah masih dalam naungan BUMD atau BUMN. Dari informasi ini, Deputi KPK akan mengusut keterlibatan Jusuf SK dalam struktur itu apakah masuk sebagai, komisaris atau penanam modal.

“Sekarang statusnya PT.PLN Tarakan BUMN,”jelas Romo.

Menanggapi informasi yang di dapatkan oleh Deputi Pengaduan Masyarakat KPK, Ketua Gerakan Pemuda Daerah (Garuda)  Akbar Syarif langsung angkat bicara.

Ia mengaku terkejut sekaligus mengapresiasi kinerja KPK, dikatakan Akbar, KPK memang sempat menantang Garuda untuk adu cepat mendapatkan alat bukti tambahan untuk mengusut kasus kelistrikan ini.

“Adanya informasi tersebut berarti  KPK sudah meningkatkan status hukumnya,” jelas Akbar.

Akbar  juga mengaku pihaknya tetap akan membantu KPK untuk  mendapatkan beberapa dokumen alat bukti lagi sesuai dengan instruksi yang sudah diberikan oleh Deputi Pengaduan Masyarakat KPK. (Baca: Garuda Bawa Saksi Kunci  ke Bareskrim)

Sementara itu Bareskrim juga tidak mau kalah cepat dalam menindaklanjuti laporan Garuda. Penyidik Bareskrim Mabes Polri Ratno Wahyudi menuturkan sedang mendalami kasus pemberian dana subsidi yang dilakukan oleh Pemkot Tarakan ke PT.PLN tanpa sepengetahuan anggota DPRD.

“Semua yang dilaporkan akan di dalami, tapi kami lebih cenderung mengusut kasus pemberian subsidi,”ungkap Ratno.

Apalagi Garuda sudah membawa salah satu saksi kunci yang akan menguatkan laporan Garuda sebelumnya. Maka dari itu  pihaknya akan lebih intens lagi mendalami kasus tersebut.

“Liat aja nanti, kami akan dalami laporan ini,”tuntasnya.(Abe)

tags:

Related For KPK :Akta Notaris PLN Tarakan Sudah 9 Kali Berubah