wisata-kaltara

Laporan Penculikan Anak Di Tanjung Palas “HOAX”

Friday, September 28th 2018. | Headline, Tanjung Selor

KLARIFIKASI: Tampak surat pengaduan EA (28) yang sebelumnya beredar di media sosial (medsos) dan sempat meresahkan masyarakat ternyata tidak benar.

TANJUNG SELOR, MK – Adanya laporan pengaduan salah seorang ibu berinisal EA (28) warga Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan di Polsek Tanjung Palas, pada Kamis (27/9) terkait percobaan penculikan oleh sekolompok orang tidak dikenal terhadap anaknya NA ternyata tidak benar (hoax).

Hal itu diketahui saat EA (28)  mendatangi Polres Bulungan, Jumat (28/9)  bersama anaknya NA (15) didampingi personel Polsek Tanjung Palas untuk melakukan klarifikasi terkait laporan tersebut yang sempat beredar di media sosial (Medsos) hingga meresahkan masyarakat.

“Jadi setelah dicek lebih lanjut ternyata salah. Saya minta maaf pada seluruh masyarakat karena cerita yang disampaikan anak saya ternyata bohong,” ujar EA kepada Metro Kaltara, Jumat (28/9)

Sementara itu, NA juga mengakui bahwa apa yang disampaikan  kepada ibunya tidak benar dan pada saat itu dirinya diluar kesadarannya. Dirinya baru sadar setelah ibunya melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Tanjung Palas.

“Memang betul saya kasih tahu ibu saya, tapi saya ngasih tahu diluar tanpa kesadaran saya. Tidak ada maksud tertentu, saya juga tidak tahu. Jadi pas malam setelah dari kantor polisi baru saya sadar,” akunya.

Sementara itu, Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kaur Bin Ops (KBO) Aiptu Jariaman Samosir menegaskan terkait adanya peristiwa tentang dugaan percobaan penculikan terhadap NA tidak benar. Sehingga ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan imformasi yang kebenarannya belum jelas.

KLARIFIKASI: Tampak EA (tengah kanan) dan anaknya NA (tengah kiri) didampingi personel Polsek Tanjung Palas (kanan) dan KBO Polres Tarakan Aiptu Jariaman Samosir saat melakukan klarifikasi di Polres Bulungan, Jumat (28/9)

“Ternyata setelah dilakukan klarifikasi dan pendalaman oleh Tim kita yang ada di Polsek Tanjung Palas sudah ditegaskan tadi yang bersangkutan tidak benar. Jadi untuk itu saya menghimbau kepada semua warga masyarakat kabupaten Bulungan supaya berhati menggunakan media sosial (Medsos),” imbaunya.

Sebelumnya, NA mengaku diculik sekolompok orang tidak dikenal hingga dirinya diancam pelaku menggunakan pisau. Namun NA berhasil melarikan diri dengan melompat ke sungai. Atas kejadian itu, NA kemudian menceritakan peristiwa tersebut ke ibunya yang tak lain adalah EA.

EA kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Palas, hingga laporan pengaduan tersebut menyebar di media sosial. Tak pelak sebagian masyarakat yang mengetahui laporan tersebut resah. Namun setelah diteluri lebih lanjut ternyata laporan tersebut tidak benar. (ars)

tags: , ,

Related For Laporan Penculikan Anak Di Tanjung Palas “HOAX”