wisata-kaltara

Lewat BSPS, Terbangun 900 RLH

Tuesday, October 23rd 2018. | Advertorial, Tanjung Selor

LOKAKARYA : Kepala DPUPR-Perkim Kaltara Suheriyatna saat membuka acara kegiatan Lokakarya Pembinaan Pendanaan dan Sistem Pembiayaan Perumahan di Lotus Panaya Hotel, Tarakan, Senin (22/10).

TANJUNG SELOR, MK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan kebijakan dan program bidang perumahan dan kawasan permukiman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Kawasan Perumahan dan Permukiman (DPUPR-Perkim). Program ini disebut Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang sumber dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ini disampaikan Kepala DPUPR-Perkim Kaltara Suheriyatna saat membuka Lokakarya Pembinaan Pendanaan dan Sistem Pembiayaan Perumahan di Lotus Panaya Hotel, Tarakan, Senin (22/10).

Dikatakan Suheriyatna, program ini merupakan bantuan pemerintah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). MBR sendiri merupakan masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapatkan dukungan pemerintah untuk memperoleh atau memperoleh atau membangun rumah. “Dalam pelaksanaannya, dilakukan rehab dan pembiayaan kepada warga yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Di Kaltara sendiri, menurut catatan kami terdapat sebanyak 5.848 unit RTLH,” tutur Suheriyatna.

Lokasi program BSPS ini, adalah 4 kabupaten dan 1 kota di Kaltara. Realisasinya, pada 2017 dengan total dana RP 5,25 miliar teralokasi bagi 350 unit RTLH. Lalu, di 2018 dananya meningkat menjadi Rp 8,25 miliar untuk 550 unit RTLH. “Dalam perjalanannya, Pemprov Kaltara juga ingin masyarakatnya mengembangkan keswadayaan. Jadi, dana itu diserahkan kepada pemilik rumah, lalu dikelola secara swadaya termasuk dalam pembelian material rumahnya,” urai Suheriyatna.

Penerima BSPS, adalah WNI dan sudah berkeluarga, berpenghasilan maksimal dari UMP, masuk kategori RTLH, memiliki dan menempati rumah satu-satunya, memiliki atau menguasai tanah yang sekarang digunakan untuk tempat tinggal, belum pernah memperoleh program bantuan yang serupa, dan memenuhi persyaratan administrasi.

Selain BSPS, melalui APBN juga dibangun rumah khusus di sejumlah daerah. Di antaranya, di Desa Sedulun, Tana Tidung sebanyak 50 unit yang bersumber dari APBN 2017. “Rumah khusus diselenggarakan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah secara khusus. Pembangunan rumah ini dibiayai APBN dan atau APBD,” jelas Suheriyatna. Selain rumah khusus, di Kaltara juga dilakukan program rumah susun sewa (Rusunawa).(humas)

tags: , ,

Related For Lewat BSPS, Terbangun 900 RLH