Lima Politikus Muda Paling Berpeluang Gabung Kabinet

Selasa, Agustus 20th 2019. | Nasional, Politik

Jakarta: Presiden terpilih Joko Widodo berjanji Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin bakal yahud. Kabinet itu bakal diwarnai generasi muda yang dinilai mampu menghadapi perkembangan dunia nan cepat dan dinamis.

Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Pelan-pelan, Presiden terpilih mulai membuka bungkus kabinet periode berikutnya. Jokowi akan melantik sejumlah menteri muda yang berusia di bawah 35 tahun.

“Bisa 35 (tahun) atau 40 (tahun), itu muda-lah. Tapi juga perlu senior berpengalaman memberikan panduan, jadi menteri koordinatornya tetap yang senior,” kata Jokowi dalam wawancara khusus di program Opsi Metro TV.

Kabinet Jokowi-Ma’ruf akan diisi 55 persen kalangan profesional. Sisanya, diisi sejumlah kader partai politik yang dinilai memiliki kapabilitas. Jokowi juga akan melebur beberapa kementerian yang ada di periode berikutnya.

Sejumlah kementerian dan lembaga baru juga dibuat menyesuaikan tantangan yang bakal dihadapi, seperti Kementerian Investasi dan Badan Talenta Nasional. Pembentukan Kementerian Investasi bukan tanpa alasan. Jokowi tak puas dengan kemampuan pemerintah periode pertama menarik investor masuk ke Indonesia.

Pembentukan Badan Talenta Nasional juga berkaitan dengan program utama pemerintahan periode berikutnya. Jokowi-Ma’ruf ingin fokus membangun sumber daya manusia (SDM), setelah habis-habisan membangun infrastruktur di periode pertama.

Jokowi juga menyingkap tabir sosok menteri muda yang bakal duduk di kabinet berikutnya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mempertimbangkan sosok yang memiliki kemampuan manajerial dan eksekusi.

“Saya ingin garis bawahi, baik dari profesional atau partai tidak usah kita bedakan. Paling penting kompetensi,” kata dia.

Kepala Negara sadar seorang menteri punya tugas berat mengelola kementerian. Seorang menteri harus bisa mengesekusi dan mengawasi penerapan kebijakan di lapangan. Jokowi menyebut sosok menteri muda yang terpilih tak sering nampang dan mejeng di dekatnya.

“Enggak sering bersama dengan saya, yang muda ya, yang 30-an lebih sedikit (itu) enggak sering dengan saya. Tapi yang sering dengan saya juga enggak apa-apa,” kata Jokowi sembari tersenyum.

berikut daftar Politikus muda yang digadang-gadang masuk kabinet:

Lima Politikus Muda Paling Berpeluang Gabung Kabinet
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (kedua kiri) bersama pengurus PSI tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/7/2019).

1. Grace Natalie

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie begitu dekat dengan generasi muda. Grace Natalie juga memiliki rekam jejak top sebelum terjun ke politik.

Perempuan berusia 37 tahun itu memulai karir sebagai jurnalis. Selama delapan tahun, Grace malang melintang di layar kaca sebagai presenter. Puas berkarir sebagai jurnalis, Grace banting setir menjadi CEO Saiful Mujani Researceh and Consulting (SMRC). SMRC merupakan salah satu lembaga survei dan konsultan politik yang diperhitungkan di Tanah Air.

Pengalaman di SMRC pula yang mendorong Grace terjun ke politik. Ibu dua anak ini mendirikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada 2015. Grace duduk sebagai ketua umum.PSI bisa dibilang sebagai gudang politikus muda, mulai dari pengurus hingga kadernya.

Grace dan beberapa politikus muda PSI juga telah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, 21 Mei 2019. Grace memperkenalkan sejumlah politikus muda PSI kepada Presiden Jokowi. Jokowi mengaku telah mengenal sebagian besar politikus muda itu karena aktif sebagai juru bicara di Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

Grace mengaku ada pembicaraan mengenai kabinet Jokowi-Ma’ruf dalam pertemuan itu. Tapi tak ada pembicaraan lugas mengenai jatah menteri.

“Kita bilang kalau beliau percaya kami, allhamdulillah, kita bisa mendampingi beliau terus di garis terdepan. Tapi kalau tidak, kita akan tetap berjuang lewat DPRD, media sosial, keberadaan PSI di seluruh Indonesia, kita akan tetap dukung Pak Jokowi sampai titik darah penghabisan di periode kedua,” kata Grace usai pertemuan.

Saat itu, Grace juga menjawab isu tentang kemungkinan dirinya masuk kabinet. Grace digadang menduduki kursi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Kami berserah penuh kepada kebijaksanaan Pak Jokowi, kalau dirasa bisa menjalankan, ya silakan. Kalau enggak bisa jangan dipakai, beliau ini tinggal satu periode lagi loh,” pungkas Grace.

Lima Politikus Muda Paling Berpeluang Gabung Kabinet
Ketua Umum Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh (kanan) didampingi Ketua Umum Garda Pemuda NasDem Prananda Paloh (kiri)memimpin Apel Siaga Nasional Garda Pemuda NasDem dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan HUT NasDem ke-6 di JIExpo, Jakarta, Selasa (14/11/17).

2.Prananda Surya Paloh

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate menilai Wakil Ketua Fraksi NasDem Prananda Surya Paloh cocok jadi menteri milenial Jokowi. Johnny menilai Prananda punya pengalaman politik dan organisasi untuk memimpin kementerian.

Prananda baru berusia 30 tahun. Lulusan jurusan politik Monash University, Australia, itu juga berpengalaman memimpin Garda Pemuda NasDem. Prananda duduk sebagai anggota Komisi I DPR yang membidangi pertahanan, intelijen, komunikasi, dan teknologi. Fraksi NasDem juga menempatkan putra Surya Paloh itu di Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP). Apalagi, Prananda juga terpilih melenggang ke Senayan di periode berikutnya.

Wajar jika sosok Prananda dinilai ideal mengisi Kabinet Jokowi-Ma’ruf. Tapi, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh punya pendapat berbeda. Surya menilai Prananda tak cocok jadi menteri.

“Oh, Prananda? Anak saya, saya lihat-lihat ya, ini penting kalian dengar, Prananda anak saya, dia sih gagah, tapi kurang cocok jadi menteri,” kata Surya Paloh usai memberikan kuliah umum di Universitas Indonesia (UI), Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Agustus 2019.

Surya menyarankan Prananda fokus sebagai anggota parlemen. Sang ayah menyarankan anaknya mempelajari seluk beluk politik hingga khatam. Surya tak akan memaksa Prananda mematuhi arahannya itu. Ia juga tak akan melarang jika Prananda memilih kursi menteri.

“Kalau Nanda (Prananda) mau berjuang sendiri, ya silakan saja. (Kalau saya inginnya) biar fokus untuk di Dewan dulu,” ujar dia.

Lima Politikus Muda Paling Berpeluang Gabung Kabinet
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak didamping sang istri Arumi Bachsin..

3. Emil Elistianto Dardak

Emil Dardak agaknya punya pengalaman lengkap sebagai birokrat. Pria berusia 35 tahun itu pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek sejak 2016. Pada 2018, Emil masuk dalam deretan kepala daerah terbaik dunia dan menjadi mitra Bloomberd Harvard City Leadership Initiative. Emil dinilai cakap membuat beragam inovasi selama memimpin Kabupaten Trenggalek.

Sebelum terjun ke politik, Emil mengenyam pendidikan di luar negeri. Putra mantan Wakil Menteri Pekerjaan Umum periode 2010-2014 itu menyelesaikan gelar sarjana di University of New South Wales. Emil melanjutkan pendidikan master dan doktor di Ritsumeikan Asia Pacific, Jepang. Suami Arumi Bachsin itu menjadi peraih gelar doktor ekonomi pembangunan termuda di universitas itu saat berusia 22 tahun.

Emil juga pernah bekerja sebagai World Bank Officer dan konsultan analis media di Ogilvy. Puncak karir profesionalnya diperoleh saat menjabat sebagai Chief Business Development and Communication-Executive Vice President di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero).

Posisi itu ditinggalkan Emil saat memutuskan maju di Pilkada Trenggalek pada 2015 dan bergabung dengan PDI Perjuangan. Ia ditetapkan sebagai Bupati Trenggalek pada tahun berikutnya. Dua tahun menjabat, Emil menerima pinangan Khofifah Indarparawansa untuk maju sebagai gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jatim 2018.

Pinangan maju sebagai calon wakil gubernur itu pula yang membuat Emil keluar dari PDI Perjuangan. PDI Perjuangan memilih mengusung pasangan Saefullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Khofifah-Emil berhasil memenangkan Pilkada Jatim. Ia pun dilantik Presiden Jokowi sebagai gubernur dan wakil gubernur pada 13 Februari 2019.

Lima Politikus Muda Paling Berpeluang Gabung Kabinet
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Istana Kepresidenan. MI/Ramdani.

4.Agus Harimurti Yudhoyono

Putra sulung Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini merupakan peraih Adhi Makayasa Tahun 2000. Tapi, karier militer Agus Harimurti Yudhoyono harus berhenti saat menyandang pangkat mayor. Pria berusia 41 tahun itu memilih pensiun dini saat menjabat sebagai Komandan Yonif 203/Arya Kemuning. Ia memutuskan maju sebagai calon gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kabar itu bikin kaget. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikritik karena dinilai mengorbankan karier militer Agus. Tapi keputusan itu telah diambil. Meski sempat dilema, Agus mantap meninggalkan karir militer yang telah dijalani selama 15 tahun.

“Namun saya mengatakan bahwa saya siap melakukan pengabdian yang laik di dunia politik dan pemerintahan,” kata Agus saat pidato politik di Kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi No 41, Jakarta Pusat, Jumat, 23 September 2016.

Agus tak beruntung di Pilkada DKI Jakarta. Ia kalah di putaran pertama dari pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Setelah Pilkada DKI, Agus mengabdikan diri di Partai Demokrat.

Sang ayah pun menunjuk Agus sebagai komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat untuk Pilkada 2018 dan Pemilu Serentak 2019. Agus bertugas mengoordinasikan strategi kemenangan partai di pilkada dan pemilu serentak.

Agus memang santer dikabarkan menduduki kursi menteri. Ia pun telah berulang kali bertemu Presiden Joko Widodo. Agus bahkan berperan sebagai jembatan antara Presiden Jokowi dan sang ayah Susilo Bambang Yudhoyono.

Agus tak cuma terlihat mesra dengan Presiden Jokowi. Ia juga tak sungkan sowan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada Rabu, 5 Juni 2019. Agus dan Edhie Baskoro Yudhoyono menyambangi kediaman Megawati saat lebaran. Potret keakraban Megawati, Puan Maharani, Prananda Prabowo, Agus, dan Ibas, disebut sebagai babak baru hubungan trah SBY dengan partai pengusung pemerintah.

Lima Politikus Muda Paling Berpeluang Gabung Kabinet
Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono. ANT/Sigid Kurniawan

5.Diaz Hendropriyono

Diaz Faisal Malik Hendropriyono merupakan sosok militan di balik kemenangan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Pria berusia 40 tahun itu ikut berjuang memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Pilpres 2014. Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) itu juga dikenal dekat dengan sosok muda dengan pembawaannya yang enerjik dan penyuka musik rock. Meski tak melenggang ke Senayan, PKPI menyiapkan Diaz sebagai kandidat menteri jika diminta Presiden terpilih Joko Widodo.

Sebelum menjabat sebagai ketua umum PKPI, Diaz pernah menduduki sejumlah posisi strategis di perusahaan swasta maupun lembaga negara. Putra mantan Kepala BIN AM Hendropriyono itu memegang gelar doktor filsafat dan administrasi publik dari Virgina Tech University. Ia juga pernah bekerja di Rand Coorporation, sebuah organisasi nirlaba asal Amerika Serikat.

Penyuka musik rock ini pernah menjabat sebagai anggota Dewan Analis Strategis di Badan Intelijen Negara. Pada 2015, Diaz juga ditunjuk sebagai Komisaris PT Telkomsel. Kini, Diaz menjabat sebagai staf khusus Presiden bidang sosial.

Diaz dan PKPI telah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 29 Juli 2019. Sekjen PKPI Verry Surya mengaku pertemuan itu membahas kabinet Jokowi-Ma’ruf.

“Pertemuan ini ditutup dengan diskusi terpisah empat mata Ketum Diaz Hendropriyono dan Presiden Jokowi selama kurang lebih tujuh menit,” pungkas Verry. (red/medcom)

tags: ,

Related For Lima Politikus Muda Paling Berpeluang Gabung Kabinet