Menkopolhukam Beri Angin Segar keluarga Sandera

Saturday, August 6th 2016. | Headline, Hukum & Kriminal, Nasional
elona istri robin piter 1

Elona, Istri Salah Seorang Sandera, Robin Piter

SAMARINDA, MK – Keluarga ABK TB Charles akhir nya kembali ke Samarinda, Kalimantan Timur, sebelumnya keluarga ABK berada di Jakarta selama tiga hari, kedatangan mereka ke Jakarta untuk mendesak pemerintah untuk membebaskan ABK yang sudah 45 hari di sandera.

Meski belum mendaptkan kepastian dari pemerintah tentang pembebasan, namun mereka percayakan sepenuhnya kepada pemerintah untuk dapat membebaskan keluarga mereka.

“Kalau kelegaan sepenuhnya sih, kalau mereka sudah kembali, tapi setidaknya saat ini kami percayakan kepada pemerintah untuk bekerja maksimal sampai pembebasan, apalagi sekarang sudah ada komunikasi baik antara pemerintah, perusahaan dan keluarga” Ujar Elona yang merupakan istri Robin Piter Tersebut.

Lanjut Elona, tujuan mereka ke Jakarta ingin bertemu Presiden Joko Widoodo, namun selama di Jakarta mereka di pertemukan dengan Menkopolhukam Wiranto, meski tidak bertemu dengan Presiden, namun Elona mengaku sedikit tenang, karena pemerintah akan berusaha semaksimal mungkin untuk membebaskan para ABK dengan selamat.

“Setelah mendengar penjelasan dari Bapak Wiranto, kami sedikit tenang, mudah-mudahhan keluarga kami cepat pulang dengan selamat, dulu kami hanya mendengar keterangan dari pihak perusaahan, sekarang kami dengar langsung dari pemerintah, makanya kami sedikit tenang sekarang”. Tambah Elona di kediamanya Sabtu (06/08).

Sebelumnya pada 26 Juli, kelompok Al Habsyi Misaya yang merupakan salah satu faksi kelompok Abu Sayyaf sempat mengancam akan membunuh empat dari tujuhABK TB Cahrles yang di sandera di perairan laut suluh Filipina Selatan. ancaman  tersebut diterima oleh salah satu pihak keluarga korban Dian Megawati Ahmad, melalui telepon dan sms. Dalam telepon dan sms tersebut Kelompok Penyandera meminta agar perusahaan maupun pemerintah indonesia segera menebus empat dari tujuh ABK yang mereka sandera, pasalnya jika tebusan yang diminta sebersar 250 juta peso atau sekitar Rp. 69 miliyar  itu tidak di berikan secepat nya, maka mereka tak segan-segan membunuh satu persatu kru ABK yang bernama Ismail, Robin Piter, Sofyan dan Nasir. (Gladis/Rz)

 

.

tags: , ,

Related For Menkopolhukam Beri Angin Segar keluarga Sandera