Merasa Janggal, Kuasa Hukum H Ajukan Praperadilan

Rabu, Februari 20th 2019. | Headline, Tanjung Selor
Kuasa Hukum H Syahrudin sambil memegang surat Praperadilan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Tanjung Selor, Rabu (20/2)

TANJUNG SELOR, MK  – Kasus dugaan money politik yang menimpa H calon legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memasuki babak baru. Kuasa Hukum H, Syahrudin menilai penetapan tersangka terhadap kliennya ada yang janggal dan terkesan dipaksakan. Sehingga, mengajukan praperadilan atas status tersangka terhadap H ke Pengadilan Negeri Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

“Sejak awal kami menduga ada kejanggalan. Saksi yang menguntungkan klien kami belum diperiksa. Nama-nama yang disebutkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dan beberapa caleg juga belum dipanggil,” ujarnya kepada Metro Kaltara, Rabu (20/2)

Sehingga berdasarkan surat dengan nomor 2/pid.pra/2019/PN.Tjs tentang permohonan praperdailan H melawan Sat Reskrim Polres Bulungan telah diterbit. Dan rencanya, Kamis (21/2/2019) akan dilakukan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Tanjung Selor terkait penetapan tersangka kepada H yang diduga melanggar tindak pidana pemilu, pasal 521 Jo pasal 280 ayat (1) huruf j UU nomor/7 tentang pemilihan umum.

“Pada tanggal 15 Februari, Jum’at kami daftarkanlah gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Kenapa kami ajukan praperadilan karena praperadilan ini lah yang layak penetapan tersangka sesuai kitab hukum acara pidana pasal 1 ayat 10 yang menyatakan praperadilan adalah wewenang pengadilan negeri untuk memeriksa dan memutus menurut cara yang diatur dalam UU,” jelasnya.

“Besok kita akan jalani sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Tanjung Selor, pagi jam 09.00 WITA,” sambungnya.

Lebih lanjut Syahrudin juga mengomentari perihal pemberian uang (saweran) yang dialamatkan kepada H. Mengenai hal itu pihaknya akan menampilkan video yang dimiliki di sidang praperadilan nanti guna menguatkan bahwa kliennya tidak bersalah.

“Nanti kita buktikan di video yang jelas H duluan baru mereka (caleg lain). Kalau H duluan berarti mereka masuk juga. Kecuali H terakhir. Dan adanya video yang diduga telah dipotong. Jadi seolah-olah H saja yang melemparkan uang memberikan saweran dan yang lain tidak,” tutupnya. (as)

tags: , , , ,

Related For Merasa Janggal, Kuasa Hukum H Ajukan Praperadilan