Minta DUDI Serap Lulusan SMK

by Muhammad Aras

OPTIMISME : Arkanata Akram dari Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Kaltara saat menjadi narasumber pada kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi Pemasaran Tamatan SMK (Job Matching SMK) Tahun 2018 di Ballroom Crown Hotel, Senin (30/7).

TANJUNG SELOR, MK – Dalam upaya meningkatkan serapan lulusan SMK di dunia kerja, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bekerja sama dengan SMK 1 Tanjung Selor dan topkarir.com melaksanakan kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi Pemasaran Tamatan SMK (Job Matching SMK) Tahun 2018 di Ballroom Crown Hotel, Senin (30/7).

Kegiatan itu juga dimaksudkan untuk memperkenalkan topkarir.com dalam proses penyelenggaraan job matching bagi dunia usaha dan dunia industri (DUDI) di wilayah Kabupaten Bulungan. “Kegiatan ini sangat baik, terutama untuk masa depan anak-anak kita yang telah selesai di bangku sekolahnya agar dapat segera terserap di dunia kerja,” kata Sigit Muryono, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara. Ia juga meminta agar pihak sekolah dan DUDI menjaga komunikasi sehingga penyerapan tenaga kerja lulusan SMK dapat dioptimalkan.

Hal senada disampaikan Akranata Akram yang mewakili Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Kaltara. Nata berharap agar dunia kerja tidak menghalangi para lulusan sekolah menengah dalam melanjutkan Pendidikan. Sebaliknya, dunia kerjalah yang mendukung mereka naik ke jenjang pendidikan berikutnya untuk menambah keahlian bekerja. “Siswa SMK memang disiapkan untuk bekerja pada tingkat operator. Namun mereka harus dapat meningkatkan keahliannya ke tingkat teknisi, kalau perlu ke tingkat ahli,” urai Nata.

Ia juga berterima kasih kepada ke-53 DUDI yang ikut menghadiri dan berpartisipasi dam job matching ini. “Saya berharap agar DUDI dapat memberikan peluang kepada lulusan baru sehingga dapat berkarya,” tutupnya.(humas)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.