wisata-kaltara

Napi Lapas Tarakan Ditikam, Diduga Masalah Hutang Piutang

Monday, May 22nd 2017. | Headline, Tarakan

Korban RU (42) sedang menjalani perawatan di RSUD Tarakan, Senin (22/05)

Tarakan, MK – Seorang warga binaan Lembaga Permasyaratan (Lapas) Kelas II Tarakan berinisial RU (42) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan lantaran mengalami luka tusuk senjata tajam dibagian perut sebelah kiri.

Saat dikonfirmasi hal tersebut, PLH Lapas Tarakan Ruslan Makassau membenarkan kejadian yang melibatkan sesama warga binaaan Lapas Tarakan dan korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan untuk menjalani perawatan.

“Korbannya sudah dibawa ke Rumah Sakit, karena memang perintah saya selaku PLH kalau terjadi apa-apa langsung cepat dibawa ke rumah sakit. Jangan sampai ada yang meninggal disini,” ujarnya kepada Metro Kaltara, Senin (22/05)

Ia mengungkapkan kejadian tersebut dilatarbelakangi dendam pribadi antara pelaku AA dengan korban RU. Puncaknya pagi tadi sekira pukul 07.30 Wita pelaku mendatangi ruang tahanan korban kemudian melakukan penikaman.

“Dari keterangan pelaku, rupanya ada dendam, si pelaku juga pernah kena tikam sama korban jadi ada rasa balas dendam. Ada juga imformasi kalau korban megeluarkan kata-kata yang membuat pelaku tersinggung” ungkapnya

Sementara itu, imformasi lain mengatakan bahwa pelaku memiliki hutang sebesar Rp 300 Juta kepada korban dan sering marah saat ditagih “Jadi pada saat korban sedang tidur di sel, kemudian didatangi pelaku dan langsung menikam korban sebanyak tiga kali yang mengakibatkan luka pada perut sebelah kiri dan tangan,” menurut sumber terpercaya kepada media ini.

Rencananya korban melalui istrinya yang sedang dalam perjalanan dari Malinau menuju Tarakan akan melaporkan kasus tersebut ke Polres Tarakan. Kasus penikaman sesama warga binaan di Lapas Tarakan bukan kali pertama terjadi, kasus serupa juga pernah terjadi pertengahan tahun lalu antara NA dan CE. (ars)

 

tags: , ,

Related For Napi Lapas Tarakan Ditikam, Diduga Masalah Hutang Piutang