Nasib Badrun Ditentukan PDIP?

Sabtu, November 25th 2017. | Headline, Tarakan

Sekda Provinsi Kaltara Drs. Badrun

Tarakan, MK – Hingga saat ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih belum menyatakan sikap terkait siapa bakal calon Walikota yang akan diusung. Namun beredar kabar bahwa Partai besutan Megawati Soekarno Putri ini akan merapat ke Badrun. (25/11)

Dalam penjaringan yang dilakukan beberapa waktu lalu, ada dua nama figur yang dibawa ke DPP PDIP. Diantaranya Khairul dan Badrun. Namun, dari perhitungan, kedua figur ini masih fifty-fiftysiapa yang diusung.

Untuk Khairul sendiri, dipastikan telah melenggang pada Pilkada 2018 mendatang pasca tiga partai yaitu Hanura, Nasdem dan Demokrat telah mengeluarkan Surat Rekomendasi bagi mantan Sekda Tarakan ini. Sementara Badrun baru mendapat dukungan dari Golkar. Artianya jika tidak mendapat partai koalisi, maka diprediksikan Badrun tidak akan maju.

“Untuk Gerindra, PKS, PKB, PBB dan PAN, saya melihat memberikan dukungan kepada Pak Sofyan. Jadi tinggal PDIP. Kalau memang Tuhan mengizinkan kami berjodoh, maka kami akan berkoalisi dengan Golkar. Tetapi kalau PDIP larinya ke Khairul, bisa jadi Badrun tidak akan maju. Karena kekurangan kursi. Namun, semua keputusan ada pada DPP,” ujar H Abu Ramsyah, Ketua DPC PDIP Tarakan kepada Metro Kaltara, Jumat (24/11).

Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Provinsi Kaltara, Arsyad Thalib mengatakan pihaknya belum mengetahui pasti apakah PDIP akan ikut berkoalisi dengan Golkar dalam memberikan dukungan terhadap Badrun. Namun secara pasti, Golkar sudah siap untuk bertarung di Pilwali.

Mengingat Golkar hanya memiliki 3 kursi di DPRD, pihaknya meminta kepada Badrun agar terus berkomunikasi dengan partai lain. Agar dapat memenuhi 5 kursi sebagai persyaratan untuk maju menjadi Calon Walikota. Termasuk komunikasi yang dilakukan terhadap PDIP.

“Kemungkinan besar, kita akan berkoalisi dengan PDIP. Karena saya punya teman di DPP PDIP, katanya sedang diproses,” ungkap Arsyad.

Saat ditanya mengenai pasangan Badrun sendiri? Arsyad menyerahkan kepada calon untuk menentukan. Akan tetapi, tetap menunggu partai koalisi terlebih dahulu. Meskipun demikian, pihaknya juga menginginkan kader Golkar yang menjadi pasangan Badrun di Pilwali.

Dari pantaun Metro Kaltara sendiri, khususnya di media sosial, Badrun digadang-gadang akan berpasangan dengan Ince A Rifai yang juga kader dari Golkar. “Kalau pak Tigor tidak. Karena keputusan dari DPP. Dan saya yakin pak Tigor juga sudah tahu itu,” terangnya.

Diakuinya dirinya sangat yakin Golkar tidak akan jadi penonton di Pilwali. Karena program dan visi misi Golkar dan PDIP sama. Yakni mendukung program kerja pemerintah. “Jadi saya yakin, tidak mungkin Golkar akan jadi penonton,” akunya. (ars)

tags: , ,

Related For Nasib Badrun Ditentukan PDIP?