wisata-kaltara

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Panti Asuhan, Gubernur Ajak Semua Pihak Ikut Membantu

Tuesday, October 2nd 2018. | Advertorial, Kaltara

BATU PERTAMA : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie melakukan peletakan batu pertama pembangunan Panti Asuhan Abnaul Khairaat, Ponpes Alkhairaat di Tanjung Rumbia, Senin (1/10).

TANJUNG SELOR, MK – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Panti Asuhan Abnaul Khairaat, Pondok Pesantren Alkhairaat di Tanjung Rumbia, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Senin (1/10). “Saya secara pribadi menyambut gembira dan sangat mengapresiasi atas inisiasi pembangunan panti asuhan ini. Kita doakan dalam waktu secepatnya, bisa selesai,” kata Irianto saat memberikan sambutannya itu.

Gubernur mengatakan, secara pribadi, maupun atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara sangat mendukung, dan siap membantu untuk kelancaran pembangunan panti asuhan ini. “Saya berharap, dalam waktu 2 tahun bisa selesai pembangunannya dan dapat dimanfaatkan,” ulas Irianto.

Disebutkan, pendirian panti asuhan sangatlah bermanfaat dan banyak membantu. Utamanya untuk membantu masyarakat kurang mampu. Untuk itu, Pemprov Kaltara sangat mendukung. Di Kaltara, kata Gubernur, sudah cukup banyak panti asuhan, namun masih perlu banyak lagi dibangun. “Berkaitan dengan panti asuhan, selalu berhubungan dengan anak yatim, juga anak-anak fakir miskin. Menyantuni mereka adalah menjadi kewajiban bagi kita, khususnya bagi umat muslim. Untuk itu, turut membesarkan panti asuhan juga menjadi salah satu kewajiban kita,” ujar Gubernur. Menyantuni yatim piatu, imbuhnya, tidak hanya akan memberikan berkah. Doa yatim piatu adalah doa yang makbul.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak kepada semua untuk tak henti terus bersyukur kepada Allah SWT, karena begitu banyak yang sudah Allah berikan. “Dengan banyak bersyukur, tidak hanya akan memberikan banyak berkah, tapi dengan banyak bersyukur dan saling ingat mengingatkan dalam hal kebaikan, akan menjauhkan kita dari bencana atau azab Allah SWT. Karena harus kita sadari, bahwa bencana atau azab bisa akibat dari perbuatan kita sendiri,” ujar Gubernur.

Panti Asuhan Abnaul Khairaat akan dibangun di atas lahan seluas 35 x 80 meter yang merupakan wakaf dari warga. Selain membantu secara pribadi, dalam kesempatan itu Gubernur juga mengajak kepada para kepala OPD yang turut hadir untuk membantu secara spontan. Dari bantuan yang diberikan secara spontan, terkumpul uang senilai puluhan juta rupiah. “Alhamdulillah, semoga bantuan yang terkumpul ini bisa memberikan nilai ibadah dan mendapat imbalan pahala dari Allah SWT, aamiin,” imbuh Gubernur.(humas)

Related For Peletakan Batu Pertama Pembangunan Panti Asuhan, Gubernur Ajak Semua Pihak Ikut Membantu