wisata-kaltara

Pertumbuhan Ekonomi Kaltara Kembali Tertinggi di Kalimantan

Friday, May 11th 2018. | Advertorial, Tanjung Selor

Gubernur Kaltara: Dr. Ir. H. Irianto Lambrie

TANJUNG SELOR, MK – Angka pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menunjukkan tren positif pada triwulan I 2018 ini. Data di Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi di Kaltara mencapai 5,56 persen. Angka ini tertinggi dibanding pertumbuhan ekonomi provinsi lain di Kalimantan. Dan juga di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang pada triwulan I ini mencapai 5,06 persen.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kaltara diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas harga berlaku mencapai Rp 20,74 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 14,04 triliun. “Sesuai rilis BPS (Badan Pusat Statistik) Kaltara per 7 Mei 2018, perekonomian Kaltara triwulan I 2018 tumbuh sebesar 5,56 persen dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya (triwulan I 2017) (y-on-y),” kata Irianto.

Sementara dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum yang tumbuh sebesar 16,00 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah tumbuh paling tinggi sebesar 14,19 persen.

Dibeberkan, ekonomi Kaltara triwulan I-2018 terkontraksi sebesar 0,23 persen (q-to-q), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 2,60 persen. Hal ini disebabkan oleh beberapa lapangan usaha mengalami kontraksi pada triwulan I-2018 ini. Seperti lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib; lapangan usaha pertambangan dan penggalian; lapangan usaha industri pengolahan; serta lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan. Dari sisi pengeluaran komponen yang memberi andil pada terkontraksinya ekonomi Kaltara adalah komponen pengeluaran konsumsi pemerintah.

Dari sisi pengeluaran, sumber pertumbuhan ekonomi Kaltara dibentuk oleh komponen net ekspor antar daerah sebesar 2,24 persen, komponen ekspor luar negeri sebesar 1,34 persen kemudian Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi fisik sebesar 0,23 persen, dan komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 0,05 persen.

Berkaitan dengan kinerja ekonomi regional Pulau Kalimantan, Gubernur mengatakan, dengan angka 5,56 persen, Kaltara mencatat pertumbuhan tertinggi dibanding wilayah lainnya. Diikuti kemudian oleh Kalimantan Barat (Kalbar) dengan pertumbuhan sebesar 5,11 persen, Kalimantan Selatan (Kalsel) sebesar 5,01 persen, Kalimantan Tengah (Kalteng) sebesar 4,62 persen, dan Kalimantan Timur (Kaltim) sebesar 1,77 persen. Namun jika dilihat struktur perekonomian Pulau Kalimantan pada Triwulan I-2018 ini, tercatat masih didominasi oleh Kaltim sebesar 52,36 persen, diikuti Kalbar sebesar 15,81 persen, Kalsel sebesar 13,41 persen, Kalteng sebesar 11,43 persen, dan Kaltara sebesar 6,99 persen.

Gubernur juga mengabarkan, dari sisi pembangunan manusia, Kaltara terus mengalami kemajuan, yang ditandai dengan terus meningkatnya nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM). “Pada 2017, IPM Kaltara mencapai 69,84, atau meningkat 0,64 poin dibandingkan IPM tahun lalu yang sebesar 69,20. Kemajuan pembangunan manusia Kaltara pada 2017 mengalami percepatan. Ditandai oleh pertumbuhan IPM yang mencapai 0,92 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2016 yang hanya mencapai 0,64 persen,” jelas Irianto. Kondisi IPM ini menempatkan Kaltara pada posisi 20 dari 34 provinsi di Indonesia.

Pada 2017, status pembangunan manusia di Kaltara berada pada level atau kategori ‘Sedang’. Status tersebut masih sama dengan 2016. Dan, masing-masing komponen pembentuk IPM Kaltara mengalami peningkatan.(selengkapnya lihat grafis). (humas)

///

DINAMIKA PERTUMBUHAN PROVINSI KALTARA TRIWULAN I-2018

  1. Pertumbuhan Ekonomi Kaltara Triwulan I-2018

– Berdasarkan PDRB atas harga berlaku mencapai Rp 20,74 triliun

– Berdasarkan Harga Konstan 2010 mencapai Rp 14,04 triliun

– Tumbuh sebesar 5,56 persen dibanding triwulan I-2017 (y-on-y).

  1. Keadaan Ketenagakerjaan Kaltara Februari 2018

– Jumlah angkatan kerja mencapai 347.623 orang, bertambah 23.037 orang

dibanding Februari 2017 (324.586 orang)

– Jumlah penduduk bekerja mencapai 331.351 orang, bertambah sebanyak

23.539 orang dibanding keadaan pada Februari 2017 (307.812

orang)

– Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 4,68 persen atau sebanyak 16.272

orang, mengalami penurunan dibanding TPT Februari 2017 5,17 persen (16.774 orang)

  1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltara 2017

– IPM Kaltara 69,84, atau meningkat 0,64 poin dibandingkan IPM 2016 sebesar 69,20

– Angka Harapan Hidup : 72,47 tahun

– Harapan Lama Sekolah : 12,79 tahun

– Rata-rata Lama Sekolah : 8,62 tahun

– Pengeluaran Per Kapita : Rp 8,64 juta

– Posisi IPM Kaltara : 20 dari 34 Provinsi Se-Indonesia

– IPM Indonesia : 70,81

  1. IPM Menurut Kabupaten/Kota (2017)

– Kota Tarakan : 75,27

– Kabupaten Malinau : 71,23

– Kabupaten Bulungan : 70,74

– Kabupaten Tana Tidung : 66,26

– Kabupaten Nunukan : 65,10

Sumber : BPS Provinsi Kaltim-Kaltara, 2018

tags: ,

Related For Pertumbuhan Ekonomi Kaltara Kembali Tertinggi di Kalimantan