Polres Tarakan Bongkar Prostitusi Online

Rabu, Juni 26th 2019. | Headline, Hukum & Kriminal, Tarakan

Tarakan –  Kepolisian Resort Tarakan berhasil mengungkap kasus prostitusi online yang kini meresahkan masyarakat, dengan komandoi satu orang mucikari menawarkan beberapa foto wanita melalui media sosial dan aplikasi whatsapp.

Pres Release Polres Tarakan (Rabu, 26/06)

Wakapolres Tarakan Kompol Bambang Herkamto, S.H didampingi Kasat Reskrim AKP Ganda Patria Swastika mengungkapkan Pengungkapan Kasus prostitusi online ini berdasarkan laporan masyarakat tentang adanya oknum yang menawarkan pelayanan esek-esek melalui jejaring sosial dan aplikasi whatsapp, mengetahui hal tersebut, jajaran Satreskrim Polres Tarakan langsung mendalami informasi tersebut.

“Di Kota Tarakan Ini di curigai adanya muncikari atau perdagangan orang semakin meningkat, akhirnya polres tarakan melaksanakan penyelidikan untuk mencari apa betul laporan yang disampikan oleh masyarakat”. Ungkap Ganda Patria.

Lebih lanjut Ganda Patria mengunghkapkan, Polisi akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap muncikari serta mengamankan tiga orang wanita dari lima orang sebagai korban yang biasa melayani para hidung belang untuk di mintai keterangan.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan benar adanya sehingga satreskrim polres tarakan melakukan penegakan hukum terhadap satu orang sebagai tersangka yang berinisial ZA”, jelasnya.

Modus operandi yang dilakukan mucikari dengan mengirimkan photo para korban kepada pelanggannya melalui aplikasi whatsapp, hargapun yang di tawarkan bervariasi mulai dari 1 juta sampai dengan 2.5 juta rupiah sekali main.

“Jadi dia menawarkan kepada pelanggan atau pengguna perempuan ini dengan cara memiliki jaringan khusus, pelaku Za berkomunikasi melalui aplikasi whatsapp dengan menunjuukan photo-photo wanitanya”, terangnya.

Para korban mengaku tidak mendapatkan paksaan maupun kekerasan dari mucikari saat melakukan kegiatanya, dengan dalih kebutuihan kebutuhan hidup, para wanita ini rela menjajakan diri. kini tersangka di tahan di Mapolres Tarakan untuk dimintai keterangan, dengan ancaman pasal 2 UU No.21 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman dipidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp120.000.000,00 (seratus dua puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).

Korban Pelaku Mucikari Prostitusi Online (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Wakapolres Tarakan Kompol Bambang Herkamto, S.H mengungkapkan apresiasi kepada masyarakat sehingga pihak kepolisian dapat mengungkap kasus ini sekaligus mengharapkan kepada orang tua agar selalu mengasi anaknya agar terhindar dari perdagangan masnusia.

“Bagi orang tua kami minta tolong agar selalu mengawasi putra-putrinya baik dalam bermedia sosial maupun dalam pergaulan, awalnya mereka mendapatkan tawaran yang menggiurkan seperti uang jajan dan lainnya, yang berakibat justru menjerumuskan”. Pungkasnya. (Rz/MK*)

tags: ,

Related For Polres Tarakan Bongkar Prostitusi Online