Sebelum Meninggal, Korban Speed Terbalik Ucapkan “Saya Pilihan Tuhan”

Senin, Januari 1st 2018. | Headline, Tarakan

Jenazah Muhammad Yusuf Al Habsi saat tiba di Pelabuhan Tengkayu I, Senin (01/01)

Tarakan, MK – Insiden terbaliknya SB Anugrah Expres pagi tadi sekira pukul 08.15 Wita menyisakkan duka bagi keluarga Andi Sulaiman. Bagaimana tidak salah satu cucunya yakni Muhammad Yusuf Al Habsi (7) ikut menjadi korban dalam insiden naas tersebut.

Ditemui dikediamannya, Jalan Yos Sudarso RT 07 No 18, Kelurahan Lingkas Ujung, pensiunan TNI ini menjelaskan ia beserta lima anggota keluarganya yakni istrinya, kemudian dua anaknya, dan dua cucunya duduk dibagian depan Speed Boat. Sesaat setelah Speed berangkat, bocah yang akrab disapa Ahmad lantas disuruh ibunya untuk memakai leff jacket namun tidak lakukan.

“Saya waktu itu duduk berdampingan istri sama anak saya, si Ahmad ini lagi duduk sama mamanya sambil makan kerupuk jadi ditegurlah sama mamanya suruh pakai leff jacket tapi si Ahmad bilang nda usah. Tidak lama kemudian nabrak batang kayu, langsung tenggelam,” ujarnya kepada Metro Kaltara, Senin (01/01)

“Jadi pada saat Speed terbalik semua tenggelam, untung pintu depan terbuka ada cahaya, saya dorong keluar anak saya sama cucu saya. Terus istri saya, baru dua orang perempuan,” sambungnya.

Setelah berhasil menyelamatkan keluarganya, ia kembali menyelam kedalam sungai lalu masuk ke dalam Speed untuk mencari Ahmad, namun tidak berhasil ditemukan. “Begitu masuk lagi nyelam, cari cucu saya (Ahmad) tapi sudah bau bensin. Kaki saya pun sudah keram karena pake celana panjang jadi saya kembali ke Speed. Terus istri saya teriak cucuku-cucuku. Terus saya bilang sabar ajalah sudah, yang penting kita temukan mayatnya,” katanya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, mayat Ahmad baru bisa ditemukan setelah Speed Boat berhasil ditarik ke pinggir sungai. Ahmad ditemukan terperangkap disudut Speed bersama salah seorang korban yang juga meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

“Tadi malam memang si Ahmad ini sempat bilang kepada ibunya bahwa saya ini pilihan Tuhan,” ucap Sulaiman sambil meniru kata-kata cucunya pada malam pergantian tahun baru.

Andi Sulaiman berangkat dari Tanjung Selor menuju Tarakan bersama kelima keluarganya yakni istrinya Hasnawati, serta dua anaknya Andi Sari Rahmadani, Siti Nur Alika, dan dua cucunya Muhammad Yusuf Al Habsi dan Muhammad Adnan. Namun naas, Speed yang ditumpanginya menabrak batang kemudian terbalik hingga merenggut nyawa cucunya. (ars)

tags: , ,

Related For Sebelum Meninggal, Korban Speed Terbalik Ucapkan “Saya Pilihan Tuhan”