Staf Khusus KASAD Hadiri Penutupan TMMD Ke-103 di Malinau

Kamis, November 15th 2018. | Headline, Malinau

Malinau, MK – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 103 resmi ditutup oleh Ketua Kelompok Staf Ahli Pangdam VI Mulawarman Kol. inf. Djauhari, SE, MM di Lapangan Sepak Bola Desa Kaliamok Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau pada Selasa (13/11/2018).

Upacara penutupan TMMD ke – 103 ini dihadiri oleh Staf Khusus Kasad Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, Bupati Malinau beserta jajaran pemerintahannya, Dandim, Kodim, Polres, Satpol PP beserta siswa-siswi sekolah yang ada di Kabupaten Malinau.

Bertindak sebagai inspektur upacara Ketua Kelompok Staf Ahli Pangdam VI Mulawarman Kol. inf. Djauhari. SE .MM membacakan amanat dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono yang mengatakan bahwa semangat kebersamaan serta gotong royong yang terpancar dari setiap wajah dan cucuran keringat masyarakat serta aparat yang sama-sama bekerja dilapangan menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar bagi segenap komponen bangsa yang memiliki visi dan misi tujuan bersama guna mengatasi persoalan-persoalan serta peroblematika masyarakat.

“Semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari peninggalan TNI dengan rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta kita pelihara” ungkapnya.

Dalam amanat tersebut Kol. inf. Djauhari, SE, MM menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepada para Gubernur, Walikota, Bupati, instansi Kementerian terkait dan khususnya kepada seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu bersama prajurit TNI mewujudkan pembangunan daerah yang menjadi sasaran pelaksanaan TMMD ke 103 ini.

“Pada pelaksanaan TMMD kali ini kita mengangkat tema TNI membangun rakyat dalam mewujudkan desa yang maju, sejahtera dan demokratis. Tema ini sejalan dengan visi pemerintah pusat mengenai kebijaksanaan pembangunan Indonesia dari pinggiran. Kebijaksanaan ini memberikan kesempatan untuk membantu daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan secara merata sekaligus memimpin untuk menggerakkan kembali semangat gotong royong serta memantapkan apa yang saya sebut sebagai komunitas bangsa” ungkapnya.

Kol. inf. Djauhari, SE, MM menjelaskan bahwa komunitas bangsa pada dasarnya merupakan wujud kepedulian dan keperihatinan TNI AD dalam memandang persoalan sosial yang berakar dari perubahan sikap hidup karena nilai-nilai luhur budaya bangsa seperti semangat untuk bersatu, menghormati perbedaan, pantang menyerah dan rela berkorban. Konsep ini merupakan salah satu jawaban atas kondisi bangsa yang semakin rentan akan pengaruh buruk modernnisasi dan globalisasi sehingga lebih menguntungkan pembangunan fisik dan melupakan bahwa pembangunan nilai juga sama pentingnya bahkan merupakan kunci kemajuan budaya suatu bangsa ditengah kompetisi global dewasa ini.

“Pelaksanaan TMMD yang ke-103 ini diarahkan untuk mencapai sasaran pembangunan fisik dan nonfisik. Dari segi pembangunan fisik satgas TMMD beserta seluruh komponen masyarakat secara nasional telah melaksanakan pembangunan infrastruktur pedesaan berupa pembukaan rumah-rumah baru, meningkatkan badan jalan dengan panjang total 326 km. Selanjutnya dilakukan juga pembangunan rehabilitasi rumah, jembatan, rumah ibadah, sekolah serta perbaikan rumah-rumah tidak layak huni dan berbagai prasaran sanitasi induk masyarakat guna mencapai pembangunan yang berkelanjutan” ungkapnya

Selain itu, kegiatan dari TMMD ini menjalin kerjasama dengan beberapa lembaga Kementerian diantaranya Kementerian Agama, Perindustrian, Kesehatan, Pertahanan, Hukum, Kepolisian RI, Lingkungan hidup dan Kehutanan.

Terakhir, dalam amanat tersebut Kol. inf. Djauhari, SE, MM berpesan kepada anggota satgas TMMD dan segenap masyarakat agar mempertahankan kebersamaan yang sudah terjalin, memelihara program TMMD dengan sebaik-baiknya serta menjadikan diri sebagai agen-agen pembangunan yang menyebarkan energi positif bagi lingkungan sekitar.

“Jadikan momen ini sebagai pelajaran dan pengalaman tentang bagaimana menjadikan diri kita sebagai bagian dari solusi dan dorongan motivasi bagi rakyat karena TNI lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat” ungkapnya.

Sementara itu, ditemui di lokasi kegiatan TMMD khitanan masal dan renovasi rumah ibadah bersama Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, Bupati Malinau menyampaikan tanggapannya mengenai kegiatan TMMD ini.

“Pertama, ini merupakan kegiatan yang positif dimana TNI terus menerus membangun kebersamaan dengan rakyat karena TNI dari rakyat. Stabilitas keamanan itu hadir di tengah-tengah masyarakat karena TNI bersama rakyat. Kedua, secara fisik ada dorongan motivasi dan pembinaan gerakan yang dilakukan bersama-sama dengan rakyat di desa. Kalau pengobatan dan lain sebagainya itu merupakan kepedulian, tetapi yang paling terasa itu adalah kebersamaan dengan rakyat, keteladanan yang diberikan, motivasi bagaimana rakyat berpartisipasi dalam membangun” ungkapnya.

Selanjutnya, Bupati berharap agar kegiatan TMMD ini kedepan skalanya harus lebih besar lagi untuk Kabupaten Malinau karena merupakan daerah perbatasan.

“Perbatasan ini maknanya berbeda, dari sisi pandang kita bukan soal TMMD bekerja ditengah-tengah rakyat tetapi secara politis memperlihatkan kepada negara tetangga bagaimana eksistensi bangsa kita melalui keberadaan TNI ditengah rakyat” pungkasnya. (Aan/Diskominfo)

tags: ,

Related For Staf Khusus KASAD Hadiri Penutupan TMMD Ke-103 di Malinau