wisata-kaltara
Gambar-Gif

Suheriyatna: Perumahan, Kebutuhan Dasar Masyarakat yang Wajib Dipenuhi

Saturday, September 9th 2017. | Ekonomi & Bisnis, Headline, Kaltara

RUMAH LAYAK HUNI : Seminar ‘Menuju Rumah Layak Huni, Menuju Masyarakat Sejahtera’ gelaran DPUPR-Perkim Kaltara dalam rangka peringatan Hari Perumahan Nasional, Kamis (7/9).

TANJUNG SELOR, MK – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Perumahan Nasional, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyelenggarakan seminar perumahan dengan tema ‘Menuju Rumah Layak Huni, Menuju Masyarakat Sejahtera’.

Seminar yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan DPUPR Perkim, Kamis (7/9) ini dihadiri dihadiri kurang lebih 50 orang peserta yang datang dari unsur instansi lingkungan Pemprov, satuan kerja non vertikal, dan konsultan perencana, termasuk beberapa perwakilan lembaga keuangan atau perbankan di Kaltara.

Kepala DPUPR-Perkim Kaltara Suheriyatna menjelaskan, kebutuhan rumah hunian yang layak di Kaltara terbilang cukup tinggi. Terkhusus sejak ditetapkannya Tanjung Selor sebagai ibukota provinsi, tingkat kebutuhan hunian semakin meningkatkan setiap tahun. Karenanya perlu sejumlah program untuk mengatasi kebutuhan perumahan ini.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara telah memulainya dengan rencana merehabilitasi rumah tak layak huni sebanyak 350 unit yang tersebar di daerah. Program ini disebut program bantuan ‘Rumah Swadaya’. Selain itu, pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga membantu rehabilitasi kurang lebih 1.500 unit. “Bantuan APBN ini disebut Program Bantuan Simultan Perumahan Swadaya. Selain itu, bakal ada juga program perumahan bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), seperti PNS (Pegawai Negeri Sipil). Rencananya itu akan disubsidikan,” tutur Suheriyatna.

Untuk mengatasi persoalan kekurangan hunian, Pemprov sebutnya, mencoba ‘memancing’ investor untuk datang berinvestasi dengan cara membangun infrastruktur dasar yang saat ini tengah gencar dilakukan. Diharapkan investor-investor di bidang properti tertarik untuk menyediakan hunian-hunian terjangkau bagi masyarakat yang belum memiliki hunian. Pembangunan infrastruktur, tambahnya, akan memancing investor lain masuk baik di sektor energi, industri, penggalian, perranian, perkebunan, dan lain-lain. “Salah satu yang kita harapkan adalah investasi energi, khususnya listrik. Sebab ketersediaan listrik akan merangsang pembangunan. Salah satu lanjutannya adalah perumahan dan penerangan bagi rumah-rumah warga,” sebutnya.

Ia mengatakan, perumahan bahkan sudah diatur dalam konstitusi yang mana dalam Pasal 28H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD’45) menyatakan, bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. “Jadi perumahan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi tanggungjawab bersama untuk kita siapkan,” tuturnya. (humas)

Be Sociable, Share!
iklan-pimpred
tags: ,

Related For Suheriyatna: Perumahan, Kebutuhan Dasar Masyarakat yang Wajib Dipenuhi