Baleg Belum Terima Surpres dan Draf RUU Ibu Kota Negara

by Redaksi Kaltara

Jakarta, MK – Badan Legislasi (Baleg) DPR belum menerima draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN). Draf tersebut rencananya diserahkan bersamaan dengan surat presiden (surpres) terkait tata kelola pemerintahan daerah Ibu Kota.

“Surpres (dan draf RUU) belum ada,” kata Wakil Ketua Baleg DPR, Ahmad Baidowi (Awiek), kepada Medcom.id, Selasa, 18 Mei 2021.

Baleg juga belum bisa memutuskan RUU tersebut bakal dibahas di tingkat panitia kerja (panja) atau panitia khusus (pansus). Hal itu akan diputuskan setelah draf diterima DPR.

Anggota Baleg Guspardi Gaus mengatakan pihaknya menunggu langkah awal dari pemerintah untuk memulai pembahasan payung hukum IKN. Sebab, RUU IKN merupakan salah satu legislasi inisiatif pemerintah.

“Kalau yang namanya (RUU) Ibu Kota Negara belum masuk, itu kan inisiatif dari pemerintah. Sebaiknya kita tunggu,” ujar Guspardi kepada Medcom.id.

Sebelumnya, juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengatakan pemerintah segera mengirim RUU IKN ke DPR. RUU IKN diharapkan dapat segera dibahas.

Fadjroel menyebut Presiden Joko Widodo juga akan menerbitkan Peraturan Presiden tentang Otoritas Ibu Kota. Lewat Perpres tersebut, Kepala Otoritas Ibu Kota kedudukannya menjadi setara menteri.

Pemerintah telah menetapkan titik nol pembangunan ibu kota negara dan lokasi Istana Negara di Penajam Paser Utara. Saat ini, persiapan tentang pemindahan ibu kota negara telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Pembangunan ibu kota baru juga dirancang sebagai salah satu strategi pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi covid-19. Adapun target pembangunan hingga 2024 meliputi pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) beserta sarana dan prasarana pendukung.

Pembangunan fisik tahap awal atau soft groundbreaking di KIPP diagendakan setelah pengesahan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara. Legislasi tersebut telah disepakati masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. (medcom)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

%d blogger menyukai ini: