TARAKAN, MK – Kapolres Tarakan baru yakni AKBP Dearystone Michael Hence Royke Supit mulai bertugas Rabu (10/08) pagi.
“Sebagai Kapolres baru pasti melanjutkan kebijakan Kapolres yang lama. Program-program yang sudah dikerjakan sebelumnya tentunya akan dilanjutkan. Selain itu dengan perkembangan situasi, permasalahan-permasalahan baru saya akan mengikuti atau menangani dengan cara saya,” ujarnya kepada Metro Kaltara.
Tak kalah penting penanganan kasus di Kota Tarakan adalah persoalan konflik dan Narkoba. Untuk itu, dirinya berupaya melakukan antisipasi agar tak terjadi hal-hal seperti 2010 lalu.
Khusus Narkoba, pertama kali pihaknya membersihkan internal Polres Tarakan terlebih dahulu. “Pasti internal dulu, untuk kerja sama dengan instansu lain itu pasti. Kita akan selalu kerja sama dengan instansi manapun karena menurut pendapat saya narkoba ini merupakan pengkhianat bangsa dan merusak generasi kita,” jelas Supit yang sebelumnya bertugas di Poso, Sulawesi Tengah.
Ia menambahkan untuk kasus-kasus yang belum selesai tetap diproses. Termasuk kasus perkelahian yang melibatkan anggota Sabhara dengan Petugas Avsec Bandara.
“Tadi kan sudah dilaksanakan laporan satuan, jadi semua laporan yang masih berjalan, yang belum selesai sudah disampaikan kepada saya. Tinggal saya melanjutkan, termasuk kasus antara anggota Sabhara dengan petugas Avsec Bandara,” imbuhnya
Untuk diketahui AKBP Dani Hamdani S.I.K di yang sebelumnya menjabat Kapolres Tarakan digeser ke Mabes Polri sebagai Kasubag Kompeten Bag Kompeten Ro Binkar SDM Polri dan digantikan oleh AKBP Dearystone Michael Hence Royke Supit, S.I.K sebagai Kapolres Tarakan baru. (aras/MK*1)