Tak Terima Diputuskan, Pria Ini Tikam Mantan Pacar Belasan Kali

by Muhammad Aras

Gambar GE yang Diamankan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bulungan

TANJUNG SELOR, MK – Satreskrim Polres Bulungan bekerjasama dengan Satreskrim Polres Berau (Kaltim) berhasil mengamankan GE terduga pelaku penganiayaan terhadap kekasihnya. GE diamankan di tempat persembunyiannya didalam hutan, Jalan poros Bulungan-Malinau, Desa Jelarai Raya Kabupaten Bulungan, Kamis (29/1/2020).

Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Belnas Pali Padang melalui Kanit Resum IPDA Bernard F Siregar menjelaskan pada Selasa sekitar pukul 22.00 WITA tim Resmob sat Reskrim Polres Bulungan mendapatkan laporan dari Polres Berau bahwa telah terjadi penganiayaan berupa tusukan di wajah seorang wanita sebanyak 17 tusukan.

“Jadi pelaku melarikan diri ke wilayah hukum Polres Bulungan. selanjutnya kanit reskrim polsek gunung tabur melakukan kordinasi dengan tim Resmob polres bulungan dan langsung melakukan penyelidikan bersama antara Polsek Gunung Tabur Polres Berau dan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bulungan,” ujarnya kepada Metro Kaltara, Kamis (30/1).

Kemudian, lanjut Bernard, tim mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di Desa Jelarai, berdasarkan informasi tersebut sekitar pukul 00.00 tim melakukan penyisiran ke Desa Jelarai, tetapi tim tidak menemukan terduga pelaku, akhirnya tim melaksanakan mencarian di dalam hutan dan persawahan untuk memantau aktifitas terduga pelaku serta menutup dan mempersempit pelariaannya, hingga pukul 04.00 wita tim belum ada menemukan pelaku.

Keesokan harinya pada Rabu (29/1/2020) tim mendapatkan informasi bahwa pelaku keluar dari hutan dan masuk ke dalam pondok milik warga atas nama Helmi serta didukung dengan di temukannya kendaraan Honda beat warna hitam milik korban di dalam semak-semak dan bekas lepasan stiker motor tersebut yang terdapat di sekitaran motor.

“Tim melakukan penyisiran di pondok dalam hutan mulai pukul 11.00 hingga pukul 19.00 WITA,dan tim berhasil membekuk pelaku penganiayaan di dalam pondok tersebut. Pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polres Berau untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut lanjut.” terangnya.

Lebih jauh Bernard mengungkapkan bahwa pelaku nekat menganiaya kekasihnya R (20) lantaran korban memutuskan pelaku, tidak terima keputusan tersebu,  kemudian pelaku membohongi korban untuk mendatangi keluarga pelaku di daerah Gunung Tabur. Keduanya lalu menuju ke Kampung Maluang untuk pergi ke tempat keluarga pelaku.

Saat tiba di Jalan Cempedak RT 02 Kampung Maluang Kecamatan Gunung Tabur korban diserang/dianiaya oleh pelaku menggunakan benda tajam dan menyebabkan luka robek dibagian kepala, leher, dahi, tangan, dan kaki, selanjutnya barang-barang berharga milik korban (HP, tas, dan sepeda motor) dibawa lari oleh pelaku.

“Dia tuh sakit hati, dia sudah mau nikah keluarganya sudah dipanggil semua. Tiba-tiba dari peremupan langsung memutuskan hubungan. Kalau ngga salah ada 17 tusukan, di kepala leher, tangan sampai ke paha. Pasal yang dikenakan tentang penganiayaan pasal 351 KUHP,” ungkapnya. (as)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: