Sassuolo, MK – Ruben Amorim mengabaikan berlanjutnya laju tidak terkalahkan AC Milan setelah seri dengan Sassuolo 1-1. Menurut Amorim, Milan membuang banyak angka.
Milan bertamu ke Stadion Mapei dalam lanjutan Liga Italia, Senin (12/10) dinihari WIB. Adrien Rabiot memecah kebuntuan dengan memaksimalkan umpan matang Luka Modric di menit ke-63.
Namun, keunggulan Rossoneri itu hanya bertahan empat menit. Sassuolo langsung melahirkan gol balasan lewat Cas Odenthal, yang diawali situasi sepak pojok.
Dengan demikian, AC Milan berarti belum ternoda kekalahan di enam pertandingan Liga Italia 2026/2027 pertamanya. Modric dkk menempati peringkat enam klasemen dengan 12 poin, hasil tiga kemenangan dan tiga seri. Pelatih Milan Ruben Amorim menyebut tren tidak terkalahkan ini tidak berarti apapun.
“Setiap pertandingan itu penting di sini. Di pekerjaan terakhir saya, saya mendapatkan hasil yang buruk di liga tapi menang di Eropa. Bagi saya, tidak terkalahkan itu tidak ada artinya,” ceplos entrenador Portugal itu dilansir Milannews.
“Ini tidak penting buat saya. Menurut saya, saya kalah pada pertandingan hari ini. Saya tidak ingin jadi pemain yang tidak terkalahkan, yang masih kehilangan banyak poin karena tiga hasil imbang adalah mendapatkan tiga poin. Jadi rasanya hanya memenangi satu pertandingan dan kalah di dua laga lainnya.”
“Kami harus menang, dan kami akan menang. Dan kami bukan tidak terkalahkan, karena kami masih membuang banyak angka,” sungut Ruben Amorim tentang laju Milan.
(rin/nds)

