Presiden Federasi Prancis Desak Kontroversi Mbappe Diselesaikan

by Admin Kaltara

Paris, MK – Kylian Mbappe menjadi kecaman di China gara-gara meledek Mao Zedong. Presiden Federasi Prancis, Philippe Diallo, meminta kontroversinya dihentikan.

Mbappe menjadi sorotan usai viral meledek Mao Zedong, tokoh pendiri China. Striker Real Madrid itu langsung dikecam China.

Diallo mengatakan, kontroversi itu seharusnya dihentikan. Sebab, Mbappe sudah meminta maaf atas kata-katanya.

“Ini adalah kontroversi yang, pada akhirnya, saya harap tidak akan berlarut-larut karena Kylian telah menjelaskan dengan sangat baik konteks di mana insiden tersebut terjadi. Dia telah meminta maaf,” kata Ketua Federasi Philippe Diallo kepada surat kabar Prancis, Ouest-France.

“Saya yakin kita sebaiknya menghentikan pembahasan ini di sini agar dia dapat melanjutkan musimnya dalam kondisi terbaik,” tambahnya.

Sebelumnya, Mbappe sudah diputus kontrak beberapa brand asal China. Gelombang protes berlanjut, dengan siaran LaLiga dan Real Madrid juga terancam diboikot akhir pekan ini.

Hal itu bikin LaLiga dan Real Madrid ‘kebakaran jenggot’. Keduanya langsung meminta maaf kepada China lewat pernyataan resmi, yang sejauh ini masih ditanggapi dingin Negeri Tirai Bambu.

Kylian Mbappe juga sudah meminta maaf atas kata-katanya. Striker berusia 27 tahun itu menyesali ucapannya dan berjanji takkan mengulanginya.

(yna/pur)a

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses