Tindaklanjuti Surat Gubernur, Perusahaan di Kaltara Kumpulkan Dana Rp 2,1 Miliar

by Muhammad Aras

TANJUNG SELOR, MK – Menindaklanjuti Surat Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor 050/051/BAPP-LIT/GUB, tentang Himbauan Dana CSR (Corporate Social Responsibility) Untuk Pencegahan Dan Penanggulangan Covid-19, sejumlah perusahaan di Kaltara berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 2,14 miliar lebih.

“Berdasarkan data dari Bappeda dan Litbang Provinsi Kaltara, sebanyak 62 perusahaan atau pelaku usaha telah melaporkan kontribusi perusahaannya masing-masing untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kaltara. Jumlah yang terkumpul lumayan besar, yaitu sekitar Rp 2,14 miliar lebih,” kata Gubernur saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) atau Forum CSR, Selasa (23/6).

Dana tersebut, lanjut Gubernur, dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, utamanya yang terdampak adanya pandemi Covid-19. “Atas nama masyarakat Kaltara, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusinya untuk Kaltara,” ujarnya.

Pembukaan Mubes Forum TJSP yang diikuti oleh perwakilan perusahaan-perusahaan di Kaltara yang tergabung dalam forum tersebut digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom. Disebutkan, ada 23 perusahaan yang tergabung dalam Forum TJSP atau yang bisa juga disebut Forum CSR di Kaltara.  “Selamat bermusyawarah, semoga melalui hasil musyawarah ini menghasilkan ketua dan kepengurusan yang baik, serta program-program yang bermanfaat baik bagi perusahaan sendiri, maupun untuk masyarakat,” ucapnya.

Tahun ini, imbuh Gubernur, pada Desember 2020 nanti, Kaltara akan menggelar Pilkada Serentak. Dalam kesempatan itu, kepada pimpinan-pimpinan perusahaan, Gubernur mengharapkan untuk membantu mensosialisasikan kepada karyawannya, dan juga masyarakat di sekitar agar mensukseskan pelaksanaan Pilkada, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena Pilkada kali ini, digelar masih dalam suasana pandemi Covid-19.(humas)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: