Anak Usia Dini Perlu Dilindungi Dari Dampak Negatif Perkembangan Teknologi

by Redaksi Kaltara

Bulungan, MK – Bupati, Syarwani, S.Pd, M.Si  secara resmi membuka kegiatan Jambore Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Kabupaten Bulungan di SMAN 1 Kecamatan Bunyu pada Sabtu (26/9).

Bupati mengimbau para pendidik dan pengelola PAUD untuk aktif mengedukasi serta menjaga anak-anak dari dampak negatif penggunaan media sosial dan gawai (smartphone) yang berlebihan

Bupati mengingatkan, sebanyak 191 PAUD yang beroperasional di Bulungan tidak akan sanggup berjalan sendiri tanpa adanya dukungan serta kerjasama yang erat dari Bunda PAUD di tingkat kecamatan.

Bupati juga menekankan kembali hakikat dasar dari pendidikan, khususnya pada jenjang usia dini. Diterangkan, bahwa fokus utama PAUD bukanlah menuntut anak untuk sekadar menguasai baca, tulis, dan berhitung (calistung) atau bahasa asing, melainkan membentuk karakter, keberanian, serta ruang ekspresi bagi anak-anak.

“Pendidikan itu definisinya adalah proses memanusiakan manusia. Tugas utama tenaga pendidik PAUD bukan membebani anak dengan keharusan membaca atau berbahasa asing, tetapi membentuk karakter mereka. Biarkan mereka bermain, berani tampil, dan mengekspresikan kemampuannya. Soal mengenal huruf dan baca tulis, itu adalah porsi guru di tingkat Sekolah Dasar (SD),” ujar Bupati.

Selain pembentukan karakter, Bupati juga menyoroti tantangan era digital saat ini. Beliau mengimbau para pendidik dan pengelola PAUD untuk aktif mengedukasi serta menjaga anak-anak dari dampak negatif penggunaan media sosial dan gawai (smartphone) yang berlebihan, guna mencegah pergeseran nilai-nilai kesopanan dan penghormatan kepada orang tua maupun guru.

Di samping itu, Bupati  membawa kabar baik terkait komitmen pemerintah dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Pada 2027 mendatang, Kabupaten Bulungan direncanakan mendapat alokasi anggaran lebih dari Rp20 miliar dari Kementerian Pendidikan untuk revitalisasi fasilitas sekolah mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP.

Pemerintah daerah juga terus berupaya memperhatikan kesejahteraan para tenaga pendidik PAUD di Kabupaten Bulungan. Mengakhiri arahannya, Bupati berharap ajang Jambore PORSENI ini tidak hanya dijadikan sebagai tempat berlomba, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi, saling bertukar pengalaman, dan memperkuat kolaborasi demi mencetak generasi masa depan Bulungan yang berkarakter dan unggul. (**)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses