Pimpinan Baru BAZNAS Tarakan Dilantik, Syamsi Sarman Siap Tuntaskan Amanah

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, secara resmi mengukuhkan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tarakan periode 2026–2030, kegiatan tersebut berlangsung secara khidmat di Gedung Serbaguna Pemkot Tarakan, Rabu (1/4/26).

Dalam pengukuhan tersebut, H. Syamsi Sarman, S.Pd ditetapkan sebagai Ketua BAZNAS Kota Tarakan. Sementara itu, jajaran pimpinan lainnya diisi oleh KH. Abdul Samad, Lc sebagai Wakil Ketua I, serta KH. Anas, Salman, dan Hanip Matiksan sebagai pimpinan lainnya.

Usai pengukuhan, Syamsi Sarman menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengaku memiliki pengalaman hampir 19 tahun dalam pengelolaan zakat, yang menjadi bekal penting dalam memimpin lembaga tersebut.

Penyematan Pin secara resmi oleh Walikota Tarakan kepada ketua BAZNAS Tarakan, H. Syamsi Sarman, S.Pd serta kepada seluruh jajaran pimpinan Baznas Tarakan.

“Jabatan ini adalah amanah. Dengan pengalaman yang sudah hampir 19 tahun di BAZNAS, saya siap melanjutkan tugas yang telah dipercayakan kepada kami,” ujarnya.

Ia juga menanggapi sistem kepemimpinan yang akan bergulir setiap tahun, sebagaimana disampaikan Wali Kota Tarakan. Menurutnya, mekanisme tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dan akan dijalankan secara konsisten.

“Pergiliran kepemimpinan ini merupakan kesepakatan bersama. Kami akan menjalankannya dengan penuh komitmen. Namun, untuk teknis lebih lanjut, tentu akan dikonsultasikan ke BAZNAS pusat,” jelasnya.

Terkait masa jabatan, Syamsi menegaskan tidak mempermasalahkan durasi kepemimpinan. “Satu tahun bismillah, enam bulan pun bismillah. Yang penting kami menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Dalam menjalankan program kerja, ia menekankan prinsip kolektif-kolegial, di mana seluruh pimpinan memiliki tanggung jawab bersama dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

“Target bukan hanya tanggung jawab ketua, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pimpinan,” tegasnya.

Syamsi juga membantah adanya anggapan bahwa BAZNAS memonopoli pengelolaan zakat di Kota Tarakan. Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki kebebasan dalam menyalurkan zakat, baik melalui BAZNAS maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ).

“Tidak ada monopoli. Masyarakat bebas memilih. BAZNAS memang berperan sebagai koordinator sesuai undang-undang, tetapi di lapangan semua lembaga memiliki hak yang sama,” jelasnya.

Prosesi pelantikan Pimpinan Baru BAZNAS oleh Walikota Tarakan.

Ia menambahkan, selama ini pihaknya aktif menjalin komunikasi dengan enam LAZ yang ada di Kota Tarakan melalui pertemuan rutin, guna memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam program pengumpulan serta penyaluran zakat.

Ke depan, Syamsi optimistis kepemimpinan baru dengan latar belakang organisasi yang beragam, seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Hidayatullah, dapat memperkuat kepercayaan masyarakat serta meningkatkan capaian target zakat.

“Kami berharap kolaborasi ini bisa berjalan maksimal, sehingga semua pihak merasa terlibat dan target ke depan dapat tercapai lebih baik,” pungkasnya.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses