Sebatik Utara, MK – Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sebatik Utara, Asnawi, SE., menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi serta Sosialisasi dan Fasilitasi Peningkatan Status Desa, termasuk Sosialisasi Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) untuk Pendayagunaan Sumber Daya Alam (SDA) Desa di Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Utara tersebut berlangsung mulai pukul 08.30 WITA di Ruang Pertemuan Lantai IV Kantor Bupati Nunukan. Sekcam Sebatik Utara hadir mewakili Camat Sebatik Utara sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan status dan kemandirian desa.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala DPMD Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Obed Daniel Lumban Tobing, S.Hut., M.M. Turut hadir Kepala DPMD Kabupaten Nunukan beserta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para camat se-Kabupaten Nunukan, kepala desa/lurah, tenaga ahli, TP-PKK, perwakilan Posyantek, inovator Teknologi Tepat Guna (TTG), Karang Taruna, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan total peserta sebanyak 60 orang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan peningkatan status desa di Kalimantan Utara. Berdasarkan materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, masih terdapat 54 desa tertinggal di Provinsi Kalimantan Utara yang menjadi perhatian dalam upaya peningkatan status melalui pemutakhiran dan pemanfaatan data Indeks Desa.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat tiga agenda utama yang dibahas. Pertama, sosialisasi dan fasilitasi pendataan Indeks Desa yang disampaikan oleh PSM Ahli Madya DPMD Provinsi Kalimantan Utara. Kedua, pembahasan kelembagaan Posyantek dan pemanfaatan Teknologi Tepat Guna yang disampaikan oleh Kepala Bidang PSDA, TTG, dan Pembangunan Sarana dan Prasarana DPMD Provinsi Kalimantan Utara. Ketiga, pembahasan perhutanan sosial dan penguatan potensi mangrove yang disampaikan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara.
Bagi Kecamatan Sebatik Utara, materi tersebut dinilai relevan dengan potensi wilayah yang memiliki sumber daya alam, khususnya mangrove, rumput laut, dan sektor perikanan. Potensi tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat serta mendorong inovasi di tingkat desa.
Sekcam Sebatik Utara, Asnawi, SE., menyampaikan bahwa hasil sosialisasi ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama pemerintah desa, terutama dalam meningkatkan kualitas pendataan Indeks Desa, memperkuat kelembagaan Posyantek, serta mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna bagi pengembangan usaha masyarakat.
“Kami dari Kecamatan Sebatik Utara siap menindaklanjuti hasil sosialisasi ini ke tingkat desa. Terutama dalam memastikan pendataan Indeks Desa yang akurat, mendorong pembentukan Posyantek Kecamatan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mendukung pengembangan UMKM desa,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemerintah desa semakin mampu mengidentifikasi potensi dan kebutuhan wilayahnya, mengembangkan inovasi berbasis teknologi tepat guna, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Pemerintah Kecamatan Sebatik Utara berkomitmen mendukung upaya peningkatan status desa melalui sinergi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, desa-desa di Kecamatan Sebatik Utara diharapkan dapat terus berkembang menuju desa maju dan mandiri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. (**)

