Tetap Gelar Kejurprov di Tengah Keterbatasan Anggaran, Hasan Basri: Pembinaan Atlet Harus Terus Berjalan

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Kalimantan Utara sekaligus Pengurus Pusat PBSI, Hasan Basri, M.H., menegaskan komitmennya untuk terus menyelenggarakan kejuaraan bulu tangkis tingkat provinsi sebagai bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan prestasi atlet di Kalimantan Utara.

Hal tersebut disampaikannya usai membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Kalimantan Utara Tahun 2026 di GOR Naga Mas, Jalan Diponegoro, Kota Tarakan, Rabu (14/10/26).

Hasan Basri mengatakan, Kejurprov merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari tanggung jawab organisasi. Karena itu, PBSI Kaltara berupaya tetap melaksanakan kegiatan tersebut meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan dukungan pendanaan.

Ia mengungkapkan, selama dua periode kepemimpinannya, sejumlah agenda organisasi dan kejuaraan, seperti Kejurprov, Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov), hingga keikutsertaan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas), telah diupayakan melalui kreativitas dan pembiayaan secara mandiri.

“Tidak ada dukungan pun kami tetap bisa menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Sejak saya menjadi Ketua Umum PBSI Provinsi Kalimantan Utara selama dua periode ini, Kejurprov, Mukerprov, hingga Kejurnas, seluruhnya kami ikuti dengan biaya individual kita sendiri. Artinya, melalui kreativitas PBSI Kalimantan Utara itu sendiri,” ujarnya.

Meski demikian, Hasan mengapresiasi apabila ke depan terdapat dukungan dari KONI maupun pemerintah daerah untuk menunjang kegiatan pembinaan dan penyelenggaraan kejuaraan.

Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kota Tarakan, KONI, serta pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal.

Ia menilai, bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki rekam jejak prestasi di berbagai kompetisi internasional, termasuk Olimpiade dan Asian Games. Hal tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya perhatian terhadap pembinaan atlet sejak usia dini.

“Kami berharap ada dukungan penuh dari pemerintah provinsi, pemerintah kota, maupun stakeholder lainnya agar kegiatan pembinaan atlet yang kami lakukan sejak usia dini, taruna hingga dewasa dapat berjalan dengan baik, sehingga mampu mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Utara di tingkat nasional,” katanya.

Lebih lanjut, Hasan menyampaikan bahwa atlet-atlet yang berhasil meraih juara dalam Kejurprov 2026 akan dipersiapkan untuk mengikuti Kejurnas PBSI yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Kejurnas tahun ini direncanakan berlangsung di Sulawesi Tengah. Namun, lokasi penyelenggaraan masih dimungkinkan mengalami perubahan mengikuti perkembangan dan kebijakan panitia.

“Juara-juara dari Kejurprov ini akan kita kirim ke Kejurnas. Ini menjadi kesempatan bagi atlet-atlet kita untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing dengan atlet dari daerah lain,” jelasnya.

Selain dalam kapasitas sebagai Ketua Umum PBSI Kaltara, Hasan juga menyampaikan bahwa dirinya sebagai Pengurus Pusat PBSI turut mendorong agar penyelenggaraan kejuaraan di daerah mendapatkan perhatian dan dukungan dari organisasi di tingkat pusat.

Ia mengatakan, dukungan PBSI pusat diperlukan agar pelaksanaan berbagai agenda kejuaraan di daerah dapat berjalan dengan baik. Hasil penyelenggaraan Kejurprov Kaltara 2026 juga akan dilaporkan kepada Pengurus Besar PBSI.

Hasan menambahkan, atlet daerah yang mampu menunjukkan prestasi hingga tingkat nasional memiliki peluang untuk mendapatkan perhatian dan pembinaan lebih lanjut melalui program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

“Kalau nantinya atlet kita bisa berprestasi di tingkat nasional, bukan tidak mungkin mereka bisa masuk Pelatnas. Dengan demikian, mereka mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan mengikuti pembinaan di tingkat nasional,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hasan juga menyampaikan bahwa Kejurprov PBSI Kaltara 2026 memperebutkan total hadiah sebesar Rp50 juta. Ia menegaskan, pembiayaan penyelenggaraan kegiatan tersebut masih diupayakan secara mandiri melalui PBSI Kaltara.

Melalui penyelenggaraan Kejurprov ini, PBSI Kaltara berharap semakin banyak atlet potensial yang lahir dari daerah dan mampu bersaing di berbagai kejuaraan, sekaligus memperkuat pembinaan bulu tangkis secara berkelanjutan di Kalimantan Utara.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses