Upaya Penurunan Stunting Perkuat Kualitas SDM

by Redaksi Kaltara

Bulungan, MK – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur menggelar audiensi dengan Pemkab Bulungan di Ruang Rapat Inspektorat Bulungan di Jl Agathis, Tanjung Selor pada Selasa (7/7).

Kegiatan turut dihadiri Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si yang menegaskan, seluruh program kementerian, termasuk dari BKKBN, akan selalu disinergikan dan diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bulungan, yang berfokus pada pembangunan hijau berkelanjutan dan keunggulan Sumber Daya Manusia (SDM).

Bupati menjelaskan, Pemkab terus berkomitmen mengoptimalkan program pembangunan keluarga dan penurunan prevalensi stunting melalui pendekatan yang inovatif dan kolaboratif.

Bupati menyampaikan bahwa penanganan isu strategis seperti stunting dan pembangunan keluarga tidak boleh hanya menjadi domain pemerintah daerah semata. Diperlukan ruang yang luas bagi seluruh pemangku kepentingan (*stakeholders*), termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan para pelaku usaha, untuk saling bersinergi secara inklusif.

“Sesuai dengan tagline Bulungan hari ini, yaitu Bulungan BISA (Berdaulat, Inklusif, Sinergi, dan Adaptif), kita harus membuka ruang seluas-luasnya untuk bekerja sama. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri,” tandas Bupati. Dipaparkan, intervensi antara sektor hilir (penanganan) dan sektor hulu (pencegahan) dilakukan seimbang. Di tingkat hulu, langkah konkret telah dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian Agama untuk memberikan edukasi dan pemahaman awal bagi para Calon Pengantin (Catin) melalui Kantor Urusan Agama (KUA). Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir potensi lahirnya generasi stunting baru akibat pernikahan dini, pergaulan bebas, maupun dampak buruk narkoba.

Selain itu, keterlibatan aktif generasi muda juga terus dipacu. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bulungan, pembinaan terhadap Duta Genre (Generasi Berencana) rutin dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan perwakilan putra-putri dari seluruh kecamatan.

Sementara di sektor hilir yang berkaitan dengan infrastruktur pendukung kesehatan, Bupati juga menyoroti pemenuhan kebutuhan sanitasi dan air bersih. Berdasarkan data, penyediaan air bersih melalui PDAM/Prumda saat ini baru menjangkau 5 dari 10 kecamatan yang ada di Bulungan, di mana pemenuhannya terus ditingkatkan secara bertahap bersama Kementerian PUPR melalui program Pamsimas.

Lebih lanjut, dalam pertemuan tersebut Bupati juga menyoroti pentingnya peran aktif orang tua, khususnya figur ayah, dalam pengasuhan anak di era digital. Pengawasan terhadap penggunaan gawai pada anak dinilai krusial agar tidak merusak pola pikir dan kesantunan generasi muda. (**)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses