Vonis Bebas Kasus Sabu Seberat 1,9 Kg

by kenneth Helmy Harahap

Tarakan, MK. Sidang kasus kepemimpinan Sabu seberat 1,9 Kg. Yang sempat menjerat Johansyah alias Bagong dan kelima rekannya sebagai terdakwa, akhirnya memasuki babak akhir.

Meskipun terdapat Dissenting Opinion (perbedaan pendapat) dalam mengambil keputusan, namun melalui Musyawarah antara Majelis Hakim yang dipimpin oleh Herbert Uktoseja, S.H. Majelis memberi keputusan Vonis Bebas bagi terdakwa Bagong, dengan keyakinan bahwa terdakwa tidak terbukti melakukan perbuatan yang dituduhkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya, Pada agenda sidang Tuntutan terdakwa Bagong, JPU dalam perkara ini, Muhammad Junaidi, S.H. telah menuntut Johansyah alias Bagong dengan tuntutan 20 Tahun penjara dan denda sebesar 1 Milyar Rupiah.

Atas putusan Majelis Hakim ini, JPU langsung mengajukan upaya Kasasi atas vonis bebas ini.

“ Tadi kami sudah ajukan Kasasi atas Vonis Bebas yang dipuskan Majelis. Mengingat pada sidang Mahkota sebelumnya, para saksi yang juga terlibat dalam perkara ini, mengarah pada Bagong sebagai pemilik sabu tersebut.” Tutur Junaidi.

Muhammad Junaidi, S.H

Sementara itu, Sappe dan Rahmat. Rekan dari Johansyah alias Bagong. Masing-masing divonis selama 15 Tahun penjara dan denda sebesar 1 Milyar Rupiah, subsider 3 Bulan penjara. Dan tiga lainnya akan diputuskan pada Selasa, 14 Juni 2020 depan (KHH).

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: