TARAKAN – Warga Aki Balak Gang Mintra, Kelurahan Karang Anyar RT 20, dikejutkan dengan penemuan seekor buaya muara di drainase pekarangan Perumahan Caraka, Kamis malam (19/2/26). Buaya tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 1,8 meter atau hampir dua meter.
Buaya pertama kali ditemukan sekitar pukul 18.40 WITA, sesaat setelah warga melaksanakan buka puasa. Penemuan berawal ketika seorang anak melihat adanya gerakan mencurigakan disertai pantulan cahaya di dalam drainase. Dugaan tersebut kemudian diperkuat setelah warga merekam kejadian menggunakan telepon seluler.
Cendi, salah satu warga Perumahan Caraka, mengatakan bahwa setelah warga memastikan adanya buaya, mereka segera menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk meminta bantuan evakuasi.
“Penemuan buaya ini terjadi setelah waktu magrib, usai warga berbuka puasa. Begitu diketahui, kami langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran agar segera dilakukan evakuasi,” ujar Cendi.
Petugas Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 21.20 WITA, setelah warga melaksanakan salat Tarawih. Proses evakuasi sempat berlangsung cukup menegangkan karena buaya tersebut memberikan perlawanan. Meski demikian, petugas berhasil mengamankan reptil tersebut dengan menggunakan jaring untuk menangkap.
Menurut Cendi, kemunculan buaya di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut, sekitar dua tahun lalu, saat perumahan masih awal berdiri, buaya muara kerap terlihat muncul mengikuti pasang surut air di sekitar permukiman.
“Buaya ini sering muncul, hanya saja baru kali ini berhasil ditangkap. Kami merasa waswas karena anak-anak di sini sering bermain, bahkan turun ke drainase tempat dimana buaya itu muncul,” ungkapnya.
Dengan adanya kejadian ini, warga diimbau untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas anak-anak di sekitar saluran air, guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.


