Warga Karang Anyar Curhat Soal BPJS Ke Supa’ad Hadianto

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Suasana reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, di Jalan Anggrek, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Selasa (17/2/26), berlangsung hangat dan penuh dialog. Warga memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan, khususnya terkait layanan kesehatan.

Kegiatan reses tersebut tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi, tetapi juga ruang diskusi terbuka antara masyarakat dan pihak terkait. Dalam kesempatan itu, Supa’ad menghadirkan perwakilan BPJS Kesehatan serta Dinas Kesehatan guna memberikan penjelasan langsung kepada warga.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Ketua RT 16 Kelurahan Karang Anyar, Ikram, menilai pelaksanaan reses kali ini lebih dirasakan manfaatnya karena warga dapat berdialog langsung terkait persoalan BPJS dan layanan kesehatan.

“Warga bisa langsung bertanya soal BPJS maupun layanan kesehatan. Ini membantu karena masih banyak yang belum memahami mekanismenya,” ujarnya.

Menurut Ikram, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Ia mencontohkan kasus demam berdarah yang sempat terjadi di lingkungan mereka, di mana sebagian warga dinilai masih kurang memahami langkah-langkah pencegahan sehingga mengalami kebingungan saat kasus muncul.

Supa’ad Hadianto, SE saat menyampaikan sambutan di hadapan warga Kelurahan Karang Anyar tepat nya di Gang Anggrek.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan pertanyaan terkait skema rawat inap menggunakan BPJS Kesehatan, termasuk status kepesertaan yang belum aktif. Pendeta Hendry Manurung juga mengusulkan adanya pendataan ulang bagi warga RT 16 yang hingga kini belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Selain isu kesehatan, warga turut menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur lingkungan, seperti peningkatan kualitas jalan dan akses penghubung antar-gang yang dinilai masih perlu perhatian.

Menanggapi hal tersebut, Supa’ad menjelaskan bahwa sebagai anggota Komisi IV DPRD Kaltara yang membidangi Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia, sektor kesehatan dan pendidikan menjadi perhatian utamanya. Oleh karena itu, ia sengaja menghadirkan instansi terkait agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan komprehensif.

“Reses ini penting untuk mendengar langsung keluhan warga. Dari sini kita bisa mengetahui persoalan riil yang dihadapi masyarakat di lapangan,” kata Supa’ad.

Ia menegaskan akan menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan warga sesuai skala prioritas dan kewenangan yang dimiliki, serta berupaya memastikan pemanfaatan anggaran daerah dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Tarakan.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses