TANJUNG SELOR, MK — Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR-PERKIM Provinsi Kalimantan Utara mengikuti kegiatan Desk Proyek Strategis Nasional (ProSN)/Tematik Ketahanan Pangan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan desk tersebut membahas sejumlah program strategis nasional yang mendukung peningkatan ketahanan pangan. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah program irigasi untuk mendukung swasembada pangan pada Urusan Pekerjaan Umum.
Dalam forum tersebut, Bidang SDA Dinas PUPR-PERKIM Provinsi Kalimantan Utara turut berpartisipasi dalam diskusi bersama kementerian/lembaga terkait serta perangkat daerah lainnya. Pembahasan diarahkan pada penyelarasan program dan kegiatan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.
Kepala Bidang SDA Dinas PUPR-PERKIM Provinsi Kalimantan Utara, Pelmi Sulta, S.T., M.M., menyampaikan bahwa keterlibatan daerah dalam desk tematik menjadi bagian penting untuk memastikan perencanaan pembangunan sektor SDA dapat mendukung target pembangunan nasional.
“Melalui forum ini, kami dapat melakukan penyelarasan program dan kegiatan di bidang sumber daya air, khususnya yang berkaitan dengan dukungan infrastruktur irigasi terhadap ketahanan pangan. Sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah penting agar perencanaan yang disusun dapat berjalan secara terarah,” ujar Pelmi.
Selain membahas program dan kegiatan, forum desk juga menjadi ruang untuk melakukan klarifikasi serta sinkronisasi data dan rencana kegiatan yang mendukung pencapaian target pembangunan nasional. Hal tersebut mencakup penguatan sektor ketahanan pangan melalui pengembangan dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air.
Menurut Pelmi, pembangunan dan pengelolaan infrastruktur SDA memiliki keterkaitan erat dengan upaya mendukung produktivitas sektor pertanian. Karena itu, perencanaan program perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan daerah sekaligus arah kebijakan pembangunan nasional.
“Kami berharap hasil pembahasan dalam desk ini dapat memperkuat koordinasi dan menghasilkan perencanaan yang semakin sinkron. Infrastruktur sumber daya air, termasuk irigasi, perlu direncanakan secara tepat agar manfaatnya dapat mendukung kebutuhan masyarakat dan pembangunan ketahanan pangan di daerah,” tambahnya.
Partisipasi Bidang SDA dalam Rakortekrenbang 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Melalui koordinasi tersebut, program pembangunan di Kalimantan Utara diharapkan dapat berjalan selaras dengan prioritas nasional sekaligus menyesuaikan kebutuhan dan potensi daerah.
Dengan adanya sinkronisasi program, data, serta rencana kegiatan, pembangunan infrastruktur sumber daya air diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Utara. (Fy/red)

