BULOG Pastikan Pasokan Beras SPHP Menjangkau Nunukan dan Sebatik

by Suiman Namrullah

NUNUKAN – Perum BULOG memastikan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus dilakukan di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, termasuk Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan beras sekaligus mendukung stabilitas harga pangan di tengah tantangan distribusi di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Hingga pertengahan September 2026, penyaluran beras SPHP di Nunukan dan Sebatik disebut masih berlangsung secara rutin. Distribusi dilakukan melalui jaringan outlet mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di sejumlah titik permukiman masyarakat.

Perum BULOG Kanwil Kaltimra menyebutkan, penguatan jaringan distribusi menjadi salah satu strategi untuk memperpendek rantai pasok dan memudahkan masyarakat memperoleh beras SPHP.

Selain mengoptimalkan jaringan RPK, BULOG juga memaksimalkan operasional gudang filial yang berada di Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik. Infrastruktur tersebut digunakan untuk mendekatkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan wilayah sasaran distribusi.

BULOG juga membuka peluang kemitraan bagi pedagang lokal untuk memperluas titik penyaluran beras SPHP. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pendampingan teknis dalam proses pencatatan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Langkah tersebut diharapkan dapat menambah jumlah outlet RPK sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap beras SPHP.

Di sisi lain, intervensi pasar dilakukan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan canvassing secara berkala. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan pemerintah daerah serta unsur TNI dan POLRI.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diarahkan untuk memastikan distribusi beras SPHP berjalan sesuai ketentuan, termasuk penjualan kepada masyarakat dengan mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku.

BULOG menilai distribusi pangan di wilayah perbatasan memiliki tantangan tersendiri, terutama berkaitan dengan kondisi geografis kepulauan dan biaya logistik.

Karena itu, penguatan rantai pasok menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan masyarakat di wilayah Nunukan dan Sebatik.

Ke depan, BULOG menyatakan akan terus meningkatkan jangkauan distribusi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait untuk mendukung program stabilisasi pangan di Kalimantan Utara.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses