TANJUNG SELOR, MK – Bupati Bulungan, Syarwani, meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ajaran 2025/2026 untuk jenjang SD/MI di SDN 001 Tanjung Selor.
Dalam kunjungan tersebut, bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan. Ia melihat secara langsung bagaimana para siswa mengerjakan soal ujian yang kini sudah menggunakan sistem digital dengan perangkat Chromebook.
Tes yang mengusung tema “Jujur dan Gembira” ini bertujuan untuk mengetahui capaian akademik siswa secara objektif. Syarwani menegaskan bahwa TKA bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
“Saya ingin menekankan bahwa TKA ini bukan satu-satunya penentu kelulusan siswa, tetapi sebagai alat untuk melihat kemampuan akademik mereka secara menyeluruh,” ujar Syarwani.
Ia menjelaskan, hasil dari tes ini nantinya akan digunakan oleh guru dan pemerintah daerah untuk mengevaluasi proses belajar mengajar.
“Dengan data yang objektif, kita bisa mengetahui di mana kekurangan dan kelebihan siswa, sehingga perbaikan pembelajaran bisa lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan, TKA tingkat SD/MI di Kabupaten Bulungan diikuti oleh 3.138 siswa dari 145 sekolah, baik negeri maupun swasta. Sementara itu, untuk jenjang SMP/MTs, terdapat 2.615 peserta dari 70 sekolah. Materi yang diujikan meliputi literasi (Bahasa Indonesia) dan numerasi (Matematika).
Saat meninjau, bupati juga sempat berbincang dengan beberapa siswa yang tengah mengerjakan soal Matematika. Ia mengapresiasi sikap tenang para siswa meskipun harus menyelesaikan soal dalam waktu terbatas.”
“Saya lihat anak-anak cukup tenang. Memang !22ibutuhkan kecepatan membaca dan berpikir, tapi saya yakin mereka mampu menyelesaikan soal dengan baik,” katanya.
Pelaksanaan TKA jenjang SD/MI dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026. Setelah proses pengolahan data pada pertengahan Mei, hasil capaian akademik rencananya akan diumumkan pada 24 Mei 2026.
Hasil tersebut nantinya juga akan menjadi salah satu acuan dalam seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya serta untuk pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten Bulungan. (Fy/red)

