Sebatik Utara, MK – Camat Sebatik Utara, Andi Calo, SE., M.A.P., bersama Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib), Suriansyah, S.I.P., menghadiri penutupan Pesta Rakyat dan Sebatik Sound Fest 2026 yang berlangsung di Lapangan Sungai Nyamuk, Minggu (18/10/2026), pukul 20.00 WITA.
Kegiatan penutupan tersebut dihadiri anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, anggota DPRD Kabupaten Nunukan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nunukan, Forkopimcam se-Pulau Sebatik, jajaran TNI-Polri, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Sebatik Utara, Andi Calo, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada warga Kecamatan Sebatik Utara yang berhasil meraih prestasi dalam lomba karaoke se-Pulau Sebatik.
Dua peserta asal Kecamatan Sebatik Utara berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Pada kategori dewasa, Nurhalifa dari Desa Sungai Pancang (Somel) berhasil meraih juara I, sedangkan pada kategori anak-anak, Aisyi Azzahrah dari Desa Seberang berhasil meraih juara II.
Andi Calo menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kecamatan Sebatik Utara sekaligus menunjukkan potensi dan bakat seni yang dimiliki warga, baik dari kalangan dewasa maupun anak-anak.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Nurhalifa dari Desa Sungai Pancang yang berhasil meraih juara pertama kategori dewasa, serta Aisyi Azzahrah dari Desa Seberang yang meraih juara kedua kategori anak-anak. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Sebatik Utara dan diharapkan dapat memotivasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti Pesta Rakyat dan Sebatik Sound Fest dapat terus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan potensi daerah, serta mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarmasyarakat di Pulau Sebatik.
Penutupan Pesta Rakyat dan Sebatik Sound Fest 2026 menjadi momentum kebersamaan masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap pengembangan kreativitas, seni, dan hiburan rakyat di wilayah perbatasan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan potensi lokal Pulau Sebatik semakin dikenal dan mampu melahirkan talenta-talenta berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih luas.(**)

