Dari Jalan hingga Bedah Rumah, Ini Sasaran Program TMMD ke-130 Kodim 0907/Tarakan

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0907/Tarakan menyasar pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, ketahanan pangan, hingga pelestarian lingkungan di Kota Tarakan.

Program yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat tersebut dipusatkan di kawasan Kecamatan Tarakan Timur, khususnya Kelurahan Mamburungan dan Pantai Amal.

Komandan Kodim 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, mengatakan pelaksanaan TMMD mengedepankan sinergi berbagai pihak, termasuk partisipasi masyarakat dalam pengerjaan sasaran fisik di lapangan.

Sebanyak 150 warga setempat turut dilibatkan untuk bergotong royong bersama personel gabungan dalam pengerjaan sejumlah infrastruktur. Keterlibatan masyarakat tersebut diharapkan dapat memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dalam program fisik, salah satu sasaran utama adalah pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar 8 meter, yang menghubungkan RT 23 Kelurahan Mamburungan menuju RT 01 Kelurahan Pantai Amal.

Selain itu, dibangun pula saluran drainase di sisi kanan dan kiri jalan dengan total panjang 5.000 meter dan lebar 1 meter.

Menurut Danan, pembangunan jalan tersebut ditujukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan perikanan.

“Fokus utama kegiatan fisik kami adalah membuka keterisolasian dan mempermudah konektivitas antarwilayah, khususnya di Mamburungan dan Pantai Amal. Dengan adanya badan jalan baru dan sistem drainase yang memadai, keterjangkauan transportasi masyarakat akan semakin lancar dan potensi ekonomi lokal dapat terangkat,” ujarnya.

Selain pembangunan jalan dan drainase, TMMD ke-130 juga menyasar peningkatan kualitas tempat tinggal dan fasilitas dasar masyarakat.

Kodim 0907/Tarakan menyiapkan penanganan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan lima unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta lima unit sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih.

Program tersebut juga mencakup rehabilitasi Masjid Firdaus–Al Masir yang berada di RT 12 Kelurahan Pantai Amal.

Danan mengatakan sasaran tersebut diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari tempat tinggal, sanitasi, ketersediaan air bersih hingga fasilitas ibadah.

“Melalui TMMD ke-130 ini, kami ingin menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara langsung. Mulai dari tempat tinggal yang layak, sanitasi bersih, sumber air, hingga rehabilitasi rumah ibadah,” katanya.

Di sektor ketahanan pangan, Satgas TMMD juga melaksanakan pembukaan lahan pertanian seluas satu hektare. Kegiatan ini disertai penyuluhan dan sosialisasi pengolahan tanaman pertanian agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan dan dikelola masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, pencegahan stunting, pelayanan Posyandu, serta sosialisasi keluarga berencana dan kesehatan.

Satgas TMMD juga menyiapkan pembagian 100 paket gizi tambahan sebagai bagian dari kegiatan yang menyasar peningkatan kesehatan masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, Kodim 0907/Tarakan turut memasukkan kegiatan pelestarian lingkungan dalam rangkaian program TMMD ke-130.

Salah satunya melalui pelepasliaran sejumlah burung endemik Kalimantan pada kegiatan pembukaan TMMD. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian satwa dan keseimbangan ekosistem.

Danan menyampaikan bahwa pembangunan wilayah perlu berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Menurutnya, manfaat TMMD diharapkan tidak hanya dirasakan melalui pembangunan sarana fisik, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Meski demikian, pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di lapangan menghadapi tantangan kondisi cuaca yang berubah-ubah. Hujan yang datang secara tiba-tiba menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi dalam pengaturan pekerjaan.

“Kendala sementara ini cuaca, karena cuaca di Kota Tarakan ini tiba-tiba hujan, tiba-tiba panas, sehingga itu membutuhkan perencanaan yang matang dan antisipasi sejak awal supaya berbagai kendala itu bisa kita atasi,” jelas Danan.

Melalui koordinasi dan pengaturan pekerjaan di lapangan, Satgas TMMD berupaya mengatasi kendala tersebut agar seluruh sasaran kegiatan dapat diselesaikan sesuai rencana.

Dengan berbagai sasaran yang mencakup pembangunan jalan, drainase, rumah layak huni, fasilitas sanitasi, air bersih, pertanian, kesehatan, serta pelestarian lingkungan, TMMD ke-130 diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di kawasan Tarakan Timur.

Keberlanjutan manfaat program tersebut juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses