TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen segera memperbaiki kerusakan drainase di Jalan Gajah Mada, Kota Tarakan, menyusul keluhan terkait genangan air yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan saat peninjauan lapangan yang dilakukan Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, bersama jajaran DPRD Provinsi Kaltara, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kaltara, dan Dinas PU Kota Tarakan, Kamis (15/10/26).
Randy menjelaskan, peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut atas persoalan kerusakan drainase yang selama ini menyebabkan genangan air di kawasan Jalan Gajah Mada.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak terkait, Pemerintah Provinsi Kaltara melalui Dinas PU berencana melakukan perbaikan dalam waktu dekat.
“Menurut penuturan Ibu Kabid tadi, dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi Kaltara akan melakukan perbaikan. Artinya, akan merespons kerusakan drainase yang ada di Jalan Gajah Mada ini,” ujar Randy.
Dalam peninjauan tersebut, tim juga menemukan sejumlah titik persimpangan saluran air yang mengalami penyumbatan akibat sedimentasi. Selain itu, terdapat endapan dari aktivitas di sekitar lokasi, termasuk aliran limbah usaha laundry yang turut menjadi perhatian.
Sebagai langkah penanganan jangka pendek, Dinas PU Provinsi Kaltara dan Dinas PU Kota Tarakan akan melakukan pembukaan saluran crossing atau penghubung antarsaluran serta pengerukan untuk membersihkan endapan sedimen yang menghambat aliran air.
Sementara itu, untuk penanganan jangka panjang, pemerintah merencanakan pembukaan kembali saluran drainase di Jalan Cendrawasih yang sebelumnya tertutup bangunan warga. Langkah ini diharapkan dapat menghubungkan aliran air hingga langsung menuju sungai.
Randy mengapresiasi koordinasi dan sinergi antara DPRD Provinsi Kaltara, Dinas PU Provinsi Kaltara, serta Dinas PU Kota Tarakan dalam mencari solusi terhadap persoalan drainase tersebut.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya dukungan masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar lokasi perbaikan, agar proses pengerjaan infrastruktur dapat berjalan lancar.
Pihak kelurahan dan RT setempat juga diharapkan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pembongkaran maupun perbaikan saluran drainase.
“Harapan kita, dengan turunnya semua stakeholder yang ada, masalah ini bisa cepat terselesaikan, jadi masyarakat bisa kembali menggunakan jalan ini dengan nyaman dan aman,” pungkasnya.

