Ikatan Arsitek Indonesia Jelajahi Borneo, Kunjungi Rumah Adat hingga Situs Sejarah Perang Dunia II

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) melakukan kunjungan dan ekspedisi ke sejumlah wilayah di Borneo sebagai bagian dari upaya mengenal lebih dekat kekayaan arsitektur, budaya, serta sejarah di kawasan tersebut.

Sebelum tiba di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), rombongan terlebih dahulu melakukan ekspedisi ke Brunei Darussalam dan Kuala Lumpur, Malaysia. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Kaltara sebagai rangkaian akhir kegiatan.

Selama berada di Kaltara, rombongan mengunjungi sejumlah lokasi yang memiliki nilai arsitektur, budaya, maupun sejarah. Di antaranya rumah Boendar, Pertamina, Museum Perang Dunia II, Rumah Baloy Adat, serta sejumlah peninggalan sejarah yang berkaitan dengan masa pendudukan Jepang.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian rombongan adalah Wash Tank yang dikenal sebagai salah satu lokasi bersejarah yang berkaitan dengan peristiwa pengeboman pada masa Perang Dunia II.

Kedatangan Ikatan Arsitektur Indonesia di rumah Boendar Tarakan.

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi perjalanan wisata, tetapi juga bagian dari proses pembelajaran dan observasi terhadap berbagai bentuk arsitektur serta jejak sejarah yang berkembang di Borneo.

Melalui ekspedisi ini, rombongan IAI diharapkan dapat memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai hubungan antara arsitektur, budaya, sejarah, dan karakter masyarakat di kawasan Borneo.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi sejarah dan budaya Kalimantan Utara kepada peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses