TARAKAN -Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand Tri memastikan kesiapan jaringan dan keamanan layanan telekomunikasi selama periode Ramadan hingga Lebaran 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi dan data yang biasanya meningkat signifikan pada momen tersebut.
Hal itu disampaikan oleh VP Head of Technology Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Deny Houstin Wahid. Ia mengatakan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai langkah penguatan dan optimalisasi jaringan di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Utara.
“Selama Ramadan dan Lebaran, penggunaan layanan data meningkat tajam. Karena itu, kami memastikan jaringan dalam kondisi optimal agar pelanggan tetap dapat berkomunikasi dengan aman dan nyaman,” ujar Deny.
Menurutnya, penguatan jaringan dilakukan melalui peningkatan kapasitas, pemantauan jaringan secara real time, serta pengamanan sistem untuk menjaga stabilitas layanan, khususnya di kawasan permukiman, pusat aktivitas masyarakat, dan jalur transportasi.
Selain memastikan keandalan jaringan, Tri juga memperkuat aspek keamanan komunikasi pelanggan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi ini digunakan untuk membantu mendeteksi potensi gangguan digital, seperti spam dan upaya penipuan, yang kerap meningkat selama periode libur panjang.
“Pemanfaatan teknologi AI menjadi bagian dari komitmen kami dalam memberikan perlindungan tambahan bagi pelanggan, sehingga komunikasi digital tetap aman,” jelasnya.
Deny menambahkan, Tri juga menyiapkan berbagai pilihan paket internet dengan kuota besar dan harga terjangkau untuk mendukung kebutuhan pelanggan selama Ramadan dan Lebaran, baik untuk komunikasi keluarga, aktivitas digital, maupun hiburan daring.
Dengan langkah-langkah tersebut, Indosat melalui Tri berharap dapat mendukung masyarakat tetap terhubung secara lancar, aman, dan andal selama menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Hari Raya Idulfitri.

