Ubah Perilaku untuk Cegah dan Turunkan Angka Stunting

by Redaksi Kaltara

Bulungan, MK – Stunting atau gizi buruk yang mempengaruhi tumbuh kembang anak dapat dicegah antara lain dengan perubahan perilaku orangtua dan lingkungan sekitar untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman.

Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si menyampaikan hal itu saat menyambut Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr Hasto Wardoyo di rumah jabatan Bupati di Jl Jelarai Raya, Tanjung Selor pada Kamis (2/6).

Kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku merupakan salah satu dari 5 pilar strategi nasional percepatan penurunan stunting. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman serta mendorong perubahan perilaku untuk mencegah stunting.

Pilar ini meliputi kampanye nasional dan sosialisasi menggunakan berbagai bentuk media dan berbagai kegiatan masyarakat, komunikasi antar pribadi untuk mendorong perubahan perilaku di tingkat rumah tangga, advokasi secara berkelanjutan kepada para pembuat keputusan di berbagai tingkatan pemerintah, dan pengembangan kapasitas pengelola program.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan bersama stakeholders (pemangku kepentingan) terkait serta lintas sektoral terus berupaya mencegah serta menurunkan angka stunting dengan menerapkan 5 pilar strategi nasional tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah juga berterima kasih atas kunjungan kepala BKKBN pusat ke Provinsi Kalimantan Utara khususnya ke Kabupaten Bulungan sebagai bentuk dukungan dalam menjalankan program percepatan penurunan stunting di Bulungan,” ucap Bupati.

Kegiatan lainnya yang dilakukan di Bulungan yaitu pengumpulan dan publikasi data stunting serta program-program percepatan yang sudah dilakukan secara berkala dan menggunakan data sebagai dasar untuk melakukan perbaikan program percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Bulungan. (an/red)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: