UBT Kantongi Izin S2 Pendidikan Dasar, Buka Peluang Guru Kaltara Tingkatkan Kualifikasi

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Universitas Borneo Tarakan (UBT) kembali memperoleh izin pembukaan program studi baru, yakni Magister Pendidikan Dasar. Kehadiran program pendidikan jenjang strata dua (S2) ini diharapkan dapat memperluas akses peningkatan kualifikasi akademik guru, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kalimantan Utara.

Rektor UBT, Prof. Yahya Ahmad Zein, menyampaikan rasa syukur atas diterbitkannya izin pembukaan program studi tersebut. Menurutnya, program Magister Pendidikan Dasar menjadi salah satu langkah strategis untuk menjawab kebutuhan peningkatan kualitas tenaga pendidik, terutama pada jenjang pendidikan dasar.

Yahya mengatakan, keberadaan program magister ini diharapkan memberikan kesempatan kepada para guru maupun lulusan sarjana pendidikan untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 tanpa harus menempuh pendidikan di luar daerah.

“Kami bersyukur Universitas Borneo Tarakan kembali berhasil mendapatkan izin pembukaan program studi Magister Pendidikan Dasar. Ini penting karena kebutuhan peningkatan kualitas guru, khususnya di wilayah 3T dan perbatasan, masih menjadi perhatian,” ujarnya saat di konfirmasi pada Rabu (21/10/26).

Ia berharap, peningkatan kualifikasi akademik guru hingga jenjang magister dapat memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah, khususnya di Kalimantan Utara.

Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan juga menjadi semakin penting seiring dengan hadirnya berbagai kebijakan dan program pendidikan pemerintah pusat, seperti Sekolah Garuda, Sekolah Nasional Terintegrasi, dan Sekolah Rakyat.

Melalui program studi baru tersebut, UBT berharap dapat berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia daerah yang memiliki kualifikasi dan kompetensi untuk mendukung pengembangan berbagai satuan pendidikan tersebut.

Selain itu, pembukaan Magister Pendidikan Dasar juga menjadi bagian dari upaya pengembangan berkelanjutan lulusan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UBT.

Yahya menjelaskan, setiap tahun PGSD UBT meluluskan ratusan sarjana. Dengan hadirnya jenjang pendidikan S2, para lulusan tersebut memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan kompetensi akademik dan profesional di bidang pendidikan dasar.

“Setiap tahun PGSD UBT meluluskan ratusan sarjana. Dengan adanya Magister Pendidikan Dasar ini, mereka memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap program studi tersebut juga dapat menjadi pusat pengembangan pendidikan dasar yang berbasis kearifan lokal. Hal ini dinilai penting mengingat Kalimantan Utara memiliki potensi budaya dan kearifan lokal yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari penguatan sistem pendidikan.

Yahya menambahkan, kehadiran Magister Pendidikan Dasar di UBT diharapkan dapat membantu menjawab kesenjangan kualitas tenaga pendidik sekolah dasar di wilayah perbatasan, khususnya Kalimantan Utara.

“Ke depan, kami berharap program studi ini menjadi basis pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan Utara. Jika kualifikasi dan kompetensi guru semakin meningkat, tentu proses pengabdian dan pembelajaran kepada anak-anak di daerah juga diharapkan semakin baik dan berkualitas,” pungkasn

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses